Coba Kurangi Stres Anda dengan Detoks Digital

Health / 24 February 2022

Kalangan Sendiri

Coba Kurangi Stres Anda dengan Detoks Digital

Claudia Jessica Official Writer
619

Ponsel telah menjadi bagian dari hidup kita. Seperti kebanyakan orang, alarm membangunkan Anda di pagi hari, kemudian bersiap-siap sambil menyalakan TV dan mendengarkan berita, kemudian memeriksa pesan teks Anda. Anda memeriksa email, menelusuri Instagram, Facebook, dan Twitter sepanjang hari. Di malam hari, Anda menonton acara favorit melalui ponsel atau TV Anda sembari berbelanja online. Pada waktu tidur, Anda menggunakan aplikasi di ponsel pintar untuk memberi suara yang mampu merelaksasi pikiran Anda.

Itu adalah hal biasa yang dijalani banyak orang, yakni menghabiskan waktu dengan perangkat digital. Makanya tidak mengherankan karena begitu banyak paparan layar, kemudian membuat kita merasa stres.

Solusinya mungkin dengan melakukan detoks digital yang mampu memberikan bantuan dari tekanan koneksi konstan ke perangkat elektronik.

 

Apa itu detoks digital?

Yang dimaksud dengan detoks digital adalah istirahat sejenak dari penggunaan perangkat elektronik atau media tertentu dalam jangka waktu tertentu, mulai dari beberapa hari hingga beberapa bulan. Tapi, setiap orang memiliki spesifikasi. Saat melakukan detoks digital biasanya orang-orang menghindari untuk bermain video games, menelusuri sosial media, menggunakan ponsel, dan lain sebagainya.

Penelitian telah menemukan bahwa detoks digital mampu membantu meningkatkan kualitas tidur, hubungan, suasana hati Anda, hingga membuat waktu Anda lebih mudah dikontrol. Siap mencobanya? Psikolog Kia-Rai Prewitt, PhD menjelaskan manfaat dan cara tepat melakukan detoks digital berikut ini:

1. Putuskan perilaku apa yang hendak Anda ubah

Pertama-tama, tentukan masalah apa yang Anda alami. Apakah Anda selalu bergantung dengan ponsel Anda? Apakah sosial media membuat Anda stres? Apakah berita membuat Anda stres? Cari tahu aktivitas apa yang membuat Anda merasa terbebani dan kurangi aktivitas tersebut, atau Anda bisa menghilangkannya juga.

 

2. Buat tujuan

Tetapkan tujuan untuk diri Anda berdasarkan apakah Anda ingin mengurangi atau menghilangkan penggunaan perangkat atau jenis media tertentu. Buatlah secara spesifik, apakah Anda menghilangkannya sepanjang hari atau pada waktu-waktu tertentu?

Misalnya Anda mungkin memutuskan untuk menghabiskan waktu 15 menit sehari di media sosial dan meletakkan ponsel Anda di tempat lain, atau mungkin membuat akhir pekan menjadi hari bebas teknologi.

 

BACA JUGA: Badan Rasanya Udah Nggak Sehat? Mulai Rutin Detoksifikasi Pakai 9 Makanan Ini…

 

3. Buat komitmen waktu

Untuk menghentikan kebiasaan digital yang sudah menjadi bagian hidup membutuhkan cukup banyak waktu dan komitmen. Buatlah komitmen setidaknya selama 3 minggu. Kemudian Anda sampai pada titik dimana Anda telah merasa menghentikan ketergantungan tersebut.

 

4. Kumpulkan dukungan

Sangat menyenangkan apabila memiliki orang yang mendorong Anda untuk mencapai tujuan. Bagikan tujuan Anda dengan orang-orang yang dapat memberikan dukungannya. Anda juga bisa meminta ide dari mereka tentang cara menghentikan perilaku yang Anda targetkan.

 

5. Nilai kemajuan Anda

Beberapa hari setelah memulai detoks digital Anda, periksa sendiri bagaimana perkembangannya. Waspadalah untuk menukar satu kebiasaan digital dengan yang lain. Misalnya, Anda jadih lebih banyak menghabiskan waktu di Instagram setelah berhenti menggunakan Facebook. Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk menghapus media sosial sepenuhnya.

 

6. Pertimbangkan perubahan jangka panjang

Perhatikan manfaat dan hambatan yang Anda alami selama detoks digital. Apa yang terjadi ketika Anda berhenti menonton berita selama tiga jam berturut-turut? Bagaimana perasaan Anda saat tidak menggunakan Facebook atau Instagram? Apakah lebih mudah dari yang Anda pikirkan atau sulit untuk dilakukan?

Kemudian putuskan apakah Anda ingin terus mengubah aspek lain? Misalnya, membuat aturan rumah tangga bahwa tidak ada yang menggunakan media digital saat makan malam keluarga. Atau atasi perubahan lebih banyak kebiasaan digital sekarang setelah Anda berhasil menyelesaikan detoks digital pertama Anda.

Melakukan detoks digital adalah tentang bagaimana Anda menghabiskan waktu dan energi Anda dan apa yang Anda berikan perhatian Anda. Ini membantu Anda menyadari apa yang Anda inginkan lebih dan kurang sehingga Anda dapat menghentikan kebiasaan yang tidak membantu dan menciptakan kebiasaan baru yang lebih bermakna.

Sumber : clevelandclinic
Halaman :
1

Ikuti Kami