Kuil Satan Didirikan, Orang Kristen: “Kami di Sini untuk Mengatakan Yesus adalah Tuhan”

News / 15 February 2022

Kuil Satan Didirikan, Orang Kristen: “Kami di Sini untuk Mengatakan Yesus adalah Tuhan”

Claudia Jessica Official Writer
534

Umat ​​Kristen di Scottsdale, Arizona melakukan aksi protes atas konvensi pengukuhan The Satanic Temple selama akhir pekan meskipun seorang uskup Katolik terkemuka mendesak orang-orang percaya untuk “menahan diri dari ambil bagian dalam demonstrasi publik apapun.”

The Satanic Temple mengadakan “SatanCon” pertamanya pada 11-13 Februari di Scottsdale, kota yang menolak organisasi tersebut. Pengadilan AS tahun lalu menegakkan keputusan atas kota itu setelah The Satanic Temple mengajukan gugatan.

“Kami di sini untuk memberitahu para pemuja setan bahwa tidak ada tempat untuk kejahatan di Arizona. Dan kami di sini untuk memerangi itu. Kami di sini untuk mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan,” kata salah satu pengunjuk rasa sebagaimana dikutip dari christianheadlines.

Para pengunjuk rasa berdoa, membaca Firman Tuhan, dan memegang tanda di luar konvensi, yang dilaporkan dihadiri sekitar 350 peserta.

 

BACA JUGA: Jadi Duta Besar Setan, Simone Peer: Saya Tidak Tahu Apa Arti Jadi Milik Yesus

 

The Satanic Temple menyebut dirinya sebagai “organisasi keagamaan satan utama di dunia,” meskipun sebenarnya kelompok itu terdiri dari orang ateis yang tidak percaya pada Tuhan atau Satan. Sebaliknya, The Satanic Temple memuliakan Satan yang berhubungan dengan Kitab Injil sebagai simbol “penentangan, kemandirian, kebijaksanaan, dan pemberdayaan diri.”

SatanCon membahas berbagai kampanye yang diperjuangkan oleh The Satanic Temple. Mereka berupaya untuk melindungi hak-hak reproduksi anggotanya, memerangi pelecehan psikiatris, melindungi anak-anak dari pelecehan di sekolah, hingga mengkampanyekan pemulihan kecanduan. Selain itu, mereka juga memberikan dukungan untuk klub setelah sekolah The Satanic Temple yang menjadi fokus dari kontroversi di beberapa distrik sekolah.

“Selain membangun komunitas untuk anggota, SatanCon berfungsi sebagai ekspresi niat baik kami terhadap kota Scottsdale. Terlepas dari keputusan yang membingungkan dan tidak menguntungkan bagi kami yang menentang preseden dan akal sehat,” kata Lucien Greaves, salah satu pendiri dan juru bicara The Satanic Temple.

Uskup Thomas Olmsted dari Keuskupan Phoenix mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa, “dia menegaskan kembali keinginannya agar kami menahan diri dari berpartisipasi dalam demonstrasi atau protes publik,” kata salah seorang demonstran.

“Dia terus mengundang umat Kristen untuk bersatu dalam peperangan rohani melalui doa, puasa dan partisipasi dalam Sakramen-sakramen,” ujarnya.

“Inilah senjata spiritual yang paling efektif melawan usaha sia-sia Satan dalam menabur perpecahan dan kebingungan di tengah-tengah kita.”

 

BACA JUGA: 3 Dekade Lebih Memuja Satan, Pria Ini Temukan Yesus, Diselamatkan, dan Jadi Pendeta

 

Yesus adalah Tuhan, dan tidak ada iblis yang memiliki kuasa atau kekuatan yang lebih besar dari-Nya. Mari kita dukung saudara kita dalam peperangan rohani mereka untuk kota mereka, Scottsdale, Arizona. Biar kuasa Tuhan mengalir atas kota tersebut dan jiwa-jiwa diselamatkan bagi-Nya.

Sumber : christianheadlines
Halaman :
1

Ikuti Kami