Profil dan Perjalanan Karir Yungky Setiawan, Coach Jawaban Marketplace

Finance / 31 January 2022

Kalangan Sendiri

Profil dan Perjalanan Karir Yungky Setiawan, Coach Jawaban Marketplace

Claudia Jessica Official Writer
991

Nama Yungky Setiawan tidak terdengar asing bagi orang-orang yang menggeluti dunia marketplace. Yungky Setiawan adalah seorang profesional yang menempati posisi penting di berbagai perusahaan raksasa di Indonesia.

Melalui jawaban marketplace, Yungky membagikan kisah kesuksesannya.

Berawal dari cara pandang seorang Yungky Setiawan yang benar-benar mengalami perubahan karena salah satu kejadian yang kurang menyenangkan ketika berkuliah di Kanada. Hal ini diceritakan langsung oleh Yungky secara eksklusif dalam Jawaban Marketplace.

“Suatu hari ada ujian dan saya tidak siap. Saya kebanyakan main dan kurang belajar sehingga tidak siap (menghadapi ujian). Saya samperin satu temen, orang Indonesia juga. Saya bilang, ‘Duduk di samping gue. Nanti kalau ada apa-apa, lu bantuin gue.’ Kami cukup dekat, tapi ternyata dia bilang, ‘Ngga ah, gue duduk di situ aja.’”

Karena kejadian inilah, Yungky menyadari suatu pelajaran berharga yang mengubahkan kehidupannya.

“Di momen itu, saya baru sadar bahwa hidup kita tidak boleh bergantung sama orang (lain), dan di momen itu juga saya merasa tersinggung dan terhina. Lalu saya katakan kepada diri saya kalau saya akan lebih baik dari orang itu,” ungkapnya kepada Jawaban Marketplace.

Sejak saat itulah tekad Yungky untuk menjadi orang yang berprestasi dimulai. Yungky mendapatkan nilai yang baik, bahkan setiap semesternya Yungky mendapat list letter.

 

BACA JUGA: Jawaban Marketplace, Perlengkapi Millenial Hadapi Persoalan Karir Dengan Nilai Kristen

 

Hal itulah yang membentuk pemikiran yang baru bahwa seorang Yungky Setiawan juga bisa berhasil.

Saat kembali ke Indonesia, Yungky mulai bekerja di salah satu perusahaan sebagai Canvasser atau Sales yang harus membawa mobilnya sendiri. Hal itu membuatnya bingung. Mengapa seorang lulusan luar negeri harus bekerja sebagai sales dan membawa mobil sendiri kemana-mana? Namun hal itu ia sadari bahwasannya kelak menjadi seorang manager dan harus membuat peraturan kerja, maka dirinya mampu membuat peraturan yang aplikatif dan dapat dikerjakan di lapangan.

Seiring berjalannya waktu, Yungky Setiawan mencoba kesempatan baru dan bekerja di dunia perbankan.

“Waktu saya bergabung dengan Bank Danamon, bisa diistilahkan seperti tanaman bertemu dengan tanah yang subur. Menyatu dan berkembang dengan baik,” ucapnya.

“Karena semua berjalan dengan baik, semua program berjalan dengan baik dan lancar, saya disebut sebagai seorang ‘fast tracker’ di Danamon. Artinya, berkarir dengan cepat sekali. Saya dipromosikan 2 kali dalam setahun,” lanjutnya.

Yungky Setiawan, bergabung bersama Bank Danamon pada tahun 1989 dan menduduki jabatan Manager Card Marketing. Pada tahun 1997, Yungky Setiawan dipromosikan menjadi Presiden Direktur PT Danamon Kreasi sekaligus merangkap jabatan sebagai Direktur Marketing PT Danamon Asuransi.

Tantangan baru menghadapi Yungky Setiawan ketika sahabatnya, Chairul Tanjung mengajaknya untuk bergabung bersama Bank Mega. Dia membutuhkan setidaknya setengah tahun untuk memutuskan bergabung bersama Bank Mega. Selama ini dirinya berpikir, apakah ia mampu membawa perubahan Bank Mega?

Hal yang luar biasa terjadi. Bersama dengan seluruh timnya, Yungky membangun Bank Mega yang awalnya memiliki size 400 M menjadi 52 T dalam waktu 12 tahun.

Di puncak kesuksesannya, tujuan hidup baru datang kepada Yungky Setiawan lewat cerita yang unik. Panggilan inilah yang membuat seorang Yungky Setiawan hadir di Jawaban Marketplace!

“Dengan cara Tuhan, saya seperti disentil. Saya mengikuti ibadah hari jumat di persekutuan kantor, pendetanya bicara tentang lima roti dan dua ikan, hari minggu waktu saya menemani istri saya ke gereja, pendeta yang berbeda bicara tentang lima roti dan dua ikan. Di minggu berikutnya, saya beribadah di gereja yang berbeda dengan pendeta yang berbeda juga bicara tentang lima roti dan dua ikan.”

“Firman Tuhan lima roti dan dua ikan setelah saya coba belajar dan resapi, memang tidak ada arti spesifik. Tapi itu menandakan bahwa Yesus memberkati lima ribu orang. Saya merasa bahwa mungkin Tuhan berkata kepada saya, ‘Pakai hidupmu untuk menjadi berkat bagi banyak orang.”

“Kalau saya tidak mengenal Tuhan, saya tidak tahu perjalanan hidup saya seperti apa. Mungkin saya bisa tetap sukses, namun ada kekosongan atau sesuatu yang hilang. Tapi waktu mengenal Tuhan, kalaupun saya berjalan dengan kesuksesan yang ada sekarang, ada sisi lain yang saya rasakan yang hanya bisa diisi oleh Tuhan.”

“Tuhan adalah penyelamat saya. Tuhan adalah bapa buat saya. Tuhan adalah Tuhan yang setia yang setiap hari menyertai kita.”

 

 

BACA JUGA: Mau Sukses Jadi Karyawan Profesional di Tempat Kerja? Penuhi 3 Kualifikasi Ini Dulu…

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami