Alkitab yang Hilang Belasan Tahun Ternyata Selamatkan Jiwa

Alkitab yang Hilang Belasan Tahun Ternyata Selamatkan Jiwa

Claudia Jessica Official Writer
871

Seorang pendeta di Oklahoma menceritakan bahwa seorang pria datang kepada Kristus setelah menemukan sebuah Alkitab yang hilang 15 tahun lalu.

Pastor Paul Daughterty, seorang pendeta di gereja besar yang berpusat di Tulsa, Victory, berbagi cerita dalam sebuah postingan di Facebook yang ia namakan “Crazy Story.”

“KISAH YANG GILA – Bertemu dengan Clayton, seseorang yang menemukan Alkitab tua di tempat penampungan 10 tahun yang lalu dan mulai membacanya. Dia melihat nama ‘P. DAUGHTERTY’ di sampul depan. Dia tidak mengetahui siapa pemiliknya tapi dia melihat semua catatan jurnal kecil, menggarisbawahi, dan menuangkan pikirannya di sebelah ayat-ayat Firman Tuhan dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru,” tulisnya dalam unggahannya di Facebook.

Menurut kesaksian Daughterty, Clayton berbagi bahwa dirinya terkadang membaca Alkitab selama bertahun-tahun dan dia menuangkan pikirannya dalam catatan kecil. Baru-baru ini Clayton menyerahkan hidupnya kepada Kristus dan dia telah membebaskan diri dari banyak hal.

Setelah pertobatannya, Clayton muncul di Victory pada akhir pekan lalu dan bertanya kepada Daughterty apakah Alkitab tersebut miliknya.

“Dia datang ke gereja malam ini kemudian menunjukkan sebuah Alkitab kepada saya dan bertanya apakah saya tahu siapa pemiliknya? Itu adalah Alkitab lama saya yang hilang sejak SMP atau SMa, dan saya tidak melihatnya selama 15 tahun!” tulis Daughterty.

“Tuhan menggunakan catatan lama saya yang berantakan di jurnal Alkitab untuk menyelamatkan hidup orang ini yang sekarang telah diselamatkan, dibebaskan, dan membawa seluruh keluarganya dengan anak-anak ke gereja mala mini! FIRMAN TUHAN HIDUP DAN KUAT!” serunya.

 

BACA JUGA: Sedih! Diserang Saat Sedang Ibadah, Pendeta dan Jemaat Gereja India Ini Luka Parah

 

Postingan Daughterty yang menceritakan pertemuannya dengan Clayton dengan kisah yang luar biasa itu telah disukai oleh 15.000 orang. Pada kolom komentar terlihat banyak pengguna Facebook lain yang memuji Tuhan atas kesaksian itu, dan beberapa orang berdoa agar Alkitab mereka yang hilang juga akan membawa seseorang kepada Kristus.

“Alkitab saya... Saya menghabiskan waktu berjam-jam sehari dan hidup sebagai seorang remaja yang selalu membawa Alkitab ke sekolah. Alkitab itu dipenuhi dengan catatan dan kenangan tentang waktu yang saya habiskan bersama Bapa, itu dicuri sebelum kami pindah ke luar negeri. Saya telah lama meratapi Alkitab itu. Halaman-halaman yang berkerut karena air mata pewahyuan, ayat-ayat yang dapat saya ingat dari ingatan saya... Kesaksian ini adalah nubuatan orang lain! Saya belum pernah mendengar cerita yang begitu mirip, dan saya bersemangat untuk percaya akan hasil yang baik!” cerita salah satu pengguna.

“Saya sangat takjub bagaimana Tuhan menggunakan ketidaksempurnaan kita untuk menyentuh orang lain. Jika Anda telah “kehilangan” sesuatu, jangan khawatir. Percayalah bahwa Tuhan tahu dimana itu, dan itu tidak akan sia-sia,” tulis pengguna yang lain.

Melalui cerita ini, kita tahu bahwa tidak ada satupun hal dalam hidup kita yang berakhir sia-sia. Sama seperti peristiwa hilangnya Alkitab Pastor Paul Daughterty belasan tahun silam. Tuhan telah merencanakan peristiwa tersebut untuk memenangkan jiwa seorang pria bernama Clayton. Jika Tuhan bisa menggunakan “keteledoran” Pastor Paul Daughterty untuk menyelamatkan jiwa, maka Dia juga bisa menggunakan hidup kita.

 

BACA JUGA: Doa Wanita Ini Mengubah Klub Striptis Menjadi Gereja

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami