Ini Lho 4 Kunci Biar Lebih Bahagia di Tempat Kerja

Finance / 13 January 2022

Ini Lho 4 Kunci Biar Lebih Bahagia di Tempat Kerja

Lori Official Writer
1168

Di dunia bisnis yang berorientasi pada hasil kerja, pasti di satu titik akan mulai bertanya: Apakah aku bahagia melakukan pekerjaan ini? 

Sebuah hasil studi pun menyimpulkan bahwa semakin bahagia seorang pekerja, semakin produktif pula mereka dalam bekerja.

Studi ini menemukan bahwa pekerja yang merasa bahagia akan mengalami peningkatan produktivitas sebesar 12%. Sementara pekerja yang tidak bahagia mengalami penurunan produktivitas sebesar 10%. Studi ini menegaskan bahwa emosi yang positif membuat seseorang merasa fresh. Pekerja yang lebih bahagia memakai waktu mereka secara lebih efektif dan bekerja dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaannya.

Jadi untuk memastikan pekerja merasa bahagia di tempat kerja, pemimpin perlu terlibat untuk mengubah cara pandang mereka memandang dan memperlakukan karyawan mereka. Salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah bagaimana para pemimpin menghormati mereka dan memandang karyawannya dengan cara pandang yang baru.

Berikut 4 hal yang bisa dilakukan biar pekerja lebih bahagia di tempat kerja.

1. Bangun Budaya Baik Perusahaan

Ada banyak hal yang membuat pekerja kehilangan motivasi untuk bekerja, salah satunya nilai-nilai dan budaya perusahaan yang mungkin merugikan secara sepihak. 

Karena itu penting sekali untuk mengevaluasi apa saja hal yang selama ini membuat pekerja tidak memberikan kinerja maksimalnya. Lalu ciptakanlah budaya baru yang mendorong pekerja merasa dihormati, dihargai dan bernilai.

 

Baca Juga:

Jangan Naif, Coba Jawab: Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?

12 Tips Meningkatkan Kebahagiaan Dan Produktivitas Di Tempat Kerja

 

2. Berikan Nilai yang Sesuai

Pekerja akan lebih berdedikasi dan fokus melakukan bagiannya jika setiap kinerja yang dihasilkan dihargai dan diberi nilai yang sepadan. Bukan berarti pekerja fokus untuk mencapai penghasilan dan penghargaan saja ya. Lebih dari itu, nilai yang diberikan hanyalah sebagai trigger atau budaya baik yang bisa memancing motivasi pekerja untuk lebih bahagia selama bekerja.

3. Bangun Komunikasi yang Baik

Kurangnya komunikasi jadi penyebab utama terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pergantian karyawan. Membangun komunikasi yang kuat antar tim sangat berkaitan dengan performa akhirnya. 

Karena itu setiap pemimpin dianjurkan untuk lebih banyak meluangkan waktu membangun jembatan komunikasi dengan bawahannya. Misalnya, khususkan satu hari untuk tatap muka dengan setiap karyawan. Tanyakan bagaimana dia menghadapi setiap pekerjaannya. 

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami