Tuhan Akan Membuat Sesuatu yang Baru Atas Pernikahan Anda, Asal...

Relationship / 3 January 2022

Tuhan Akan Membuat Sesuatu yang Baru Atas Pernikahan Anda, Asal...

Lori Official Writer
1386

Beberapa tahun setelah teman saya melewati badai besar dalam pernikahannya, saya pun bertanya kepadanya: Bagaimana kamu bisa lupa dan tidak lagi marah dengan semua luka yang kamu alami karena tindakan suamimu?

Jawabannya sederhana. Tetapi sama sekali tidak mudah. Katanya, “Aku memilih untuk percaya kalau Tuhan mengasihiku, suamiku dan anak-anakku. Dan aku memilih untuk mempercayai Tuhan.”

Kata kunci yang bisa kita garis bawahi di sini adalah ‘memilih’. Ayat kunci hari ini juga bicara tentang memilih. Di dalam pernikahan kita, kita bisa memilih untuk mengingat masa-masa yang menyakitkan atau kita bisa memilih untuk tidak memikirkan hal-hal yang sudah terjadi.

 

Baca Juga: 5 Resolusi Tahun Baru yang Bakal Bikin Hubungan Orangtua dan Anak Makin Kompak

 

Mari melihat beberapa contoh nyata bagaimana saya juga memilih untuk memandang ke depan daripada menoleh ke belakang.

Pertama, saya bisa memilih untuk mengampuni suami saya karema lupa dengan hari ulang tahun saya.

Kedua, saya memilih tidak mengulangi kata-kata menyakitkan yang diucapkan suamiku saat kami bertengkar hebat.

Ketiga, saya memilih untuk menghargai suami saya untuk semua hal yang dia lakukan sekarang, daripada berharap dia akan mengirimkan bunga dan bertindak romantic seperti di awal-awal pernikahan kami.

Keempat, saya memilih untuk mengasihi dan tetap lemah lembut ketika suami saya mengalami kerugiaan akibat investasi bodong. 

Kelima, saya memilih untuk tidak mengampuni suami saya karena dia tidak setia. 

Keempat, saya memilih untuk tidak bertanya-tanya apakah saya menikah dengan pria yang tepat?

Kita bisa membuat pilihan seperti ini setiap hari dalam pernikahan kita dan saat kita melakukannya, saya percaya kita akan melihat Tuhan membuat sesuatu yang baru dan ajaib atas pernikahan kita. 

 

Baca Juga: Dalam Pernikahan, Jangan Pelit Ucapkan 3 Kata Ini Ucap Paus Fransiskus

 

Bagaimanapun, Dia adalah Tuhan yang mampu membuka ‘jalan di padang gurun’ dan ‘sungai di padang belantara’.

Seperti teman saya yang memilih percaya kepada Tuhan di tengah badai dalam pernikahannya, pada akhirnya memperoleh janji-Nya. Dia memilih untuk berharap kepada Tuhan dan menantikan hal-hal baru yang Dia janjikan itu. Dia sama sekali tidak menoleh kepada masa lalu.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami