Sarah Viloid Buktikan Anak Juga Bisa Sukses Lewat Game, Gimana Caranya?

Youth / 2 January 2022

Kalangan Sendiri

Sarah Viloid Buktikan Anak Juga Bisa Sukses Lewat Game, Gimana Caranya?

Lori Official Writer
8997

Di usianya yang masih sangat belia, Sarah Viloid berhasil membuktikan bahwa menjadi gamers juga bisa sukses.

Hobi main game memang sudah dilakoni perempuan penyuka cosplay ini sejak remaja. Namun karena keterbatasan fasilitas bermain di rumah, Sarah pun kerap bermain di warnet. 

Kecintaannya akan game menumbuhkan keinginan besar di hati Sarah untuk menjadi seorang streamer game. Untuk memenuhi impian ini, dia pun mulai memutar otak.

“Aku mikir gimana ya caranya aku menjadi seorang streamer gaming. Jadi aku mulai mengumpulkan uang, aku bekerja sebagai caster game (komentator game), aku jualan voucher game, terus aku juga joki-joki game. Aku kumpulin uangnya sampai akhirnya aku bisa beli console game,” ungkap Sarah.

Kemampuannya menghasilkan uang dari game membuat Sarah mengenali potensinya. Dia melihat bahwa peluang sukses di dunia game ini besar, hingga akhirnya dia menekuni dunia tersebut.

“Aku bersyukur banget sama Tuhan. Karena aku bisa beli kendaraan sendiri. Aku bisa beli tempat tinggal aku sendiri. Itu semua karena Tuhan,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Ini Gamers Langka, Kok Bisa Begini Sih? Sarah Viloid Heran

 

Tantangan Gamers Pemula

Menjadi gamers, menurut Sarah, pun tidak mudah. Dia sendiri mengalami ketika orangtuanya meragukan masa depan seorang gamers. 

Namun pada akhirnya Sarah membuktikan bahwa bidang yang ia geluti tersebut bisa membawanya kepada kesuksesan.

“Orangtua saya sebenarnya bukan melarang main game, tapi lebih meragukan. Karena gamers itu negatif gitu lho,” ungkapnya.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Tentu saja Sarah bukan satu-satunya gamers yang tidak mendapatkan dukungan dari orangtua. Karena itu dia mencoba untuk memberikan tips supaya bisa jadi gamers sukses.

“Kalau gak didukung orangtua, sebenarnya kita butuh pembuktian aja sih gimana caranya kita buktiin ke orangtua, biar kita disupport sama orangtua,” katanya.

Namun untuk membuktikan hal itu, Sarah tidak pernah lupa dengan kewajibannya untuk sekolah sebaik-baiknya. 

“Kalau aku pribadi, zamannya masih sekolah, zamannya jadi anak warnet, pembuktian aku adalah ketika aku main game aku tetap bertanggung jawab sama tugas-tugas aku, aku tetap rangking di kelas dan setelah lulus sekolah game itu juga jadi sumber mata pencaharian aku,” jelasnya.

 

Baca Juga: Cerita Anak Warnet! Sarah Viloid Jual Voucher Game di Warnet

 

Jadi bagi anak-anak gamers yang ada di luar sana Sarah mengingatkan bahwa cara untuk mendapatkan dukungan dari orangtua adalah dengan tetap menyeimbangkan waktu bermain game dengan belajar atau bekerja.

“Buat temen-temen gamers di sini walaupun kalian suka main game, kalian jangan lupa melakukan kewajiban kalian. Misalkan kalian sebagai siswa kalian belajar, atau kalian kuliah kalian juga belajar. Atau walaupun kalian udah kerja tapi suka main game, tetap kalian harus bertanggung jawab sama kerjaan kalian,” tegasnya.

 

Sumber : SUPERYOUTH
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami