Musim Dingin Ibarat Musim Persiapan, Ini 3 Hal yang Tuhan Mau Anda Persiapkan!

Musim Dingin Ibarat Musim Persiapan, Ini 3 Hal yang Tuhan Mau Anda Persiapkan!

Lori Official Writer
4002

Musim dingin adalah musim yang tidak aktif. Saat pohon smenjadi gundul dan sebagian rumput, tanaman dan bunga mati. Tetapi musim dingin juga dipandang menjadi masa persiapan dimana akar dan  daun pohon menanti peralihan musim semi yang akan memberi pertumbuhan.

Perjalanan hidup manusia dianalogikan seperti musim dingin, dimana segalanya tampak berat dan mati. Manusia sering kali menganggapnya sebagai musim ketika Tuhan tampak diam dan lepas tangan atas persoalan manusia. Ketika mimpi dan visi akan masa depan tampak buntu. Tapi meskipun Anda mungkin tidak melihat atau merasakan sesuatu yang menarik, bukan berarti segalanya juga akan tetap sama. Seperti pada pohon dan daun di musim  dingin, banyak yang sesungguhnya sudah terjadi dalam diri manusia saat itu.

Sama seperti musim dingin yang mempersiapkan tanaman dan pohon untuk menyongsong cuaca yang hangat dan tanah yang subur, di saat itulah karakter manusia dibentuk menjadi lebih kuat. Banyak orang yang memiliki kemampuan dan bakat yang luar biasa, namun karena tidak memiliki karakter yang kuat maka karunia itu menjadi sia-sia.

 

Baca Juga: Musim yang Penuh Harapan

 

Tuhan sudah merencanakan sesuatu untuk Anda, dan jika Anda belum siap untuk rencana-Nya, maka Anda masih perlu menjalani musim persiapan. Alkitab pun memberitahukan bahkan Yesus sendiri pun memerlukan waktu untuk tumbuh dan meningkatkan kebijaksanaan, perawakan-Nya hingga Dia siap membuat dampak besar yang mempengaruhi dunia sampai saat ini (baca Lukas 2:52).

Berikut tiga langkah yang harus Anda pelajari selama musim persiapan melakukan visi dan rencana besar yang Tuhan persiapkan melalui Anda.

1# Periksa motif Anda

Banyak orang yang tidak benar-benar mengenal dirinya sendiri dan mengerti tentang apa yang mereka lakukan. Ini diibaratkan seperti sebuah penipuan besar. Tetapi ketika bersedia untuk menerima kebenaran tentang diri kita sendiri dan memeriksa motif kita Tuhan akan membantu kita untuk berubah dan menjadi lebih baik.  Setiap orang diharapkan memiliki hati sebagaimana Tuhan inginkan.

2# Keluar dari zona nyaman

Sebelum bergerak maju menyongsong cuaca dan tanah yang baru, sebuah pohon harus menggugurkan daunnya dan rela menjadi pohon yang gundul. Demikian pula dengan manusia, untuk mencapai misi dan visi yang Tuhan kehendaki, Anda harus rela melepaskan sesuatu yang Anda miliki dan lakukan di masa lalu, baik itu zona nyaman atau kebiasaan. Jika Anda masih menempatkan salah saat kaki Anda di tempat Anda berpijak, sementara kaki lainnya membentang ke atas tempat yang baru, Anda hanya akan kehilangan pijakan dan terjatuh. Jadi bergulatlah dengan diri sendiri untuk melepaskan apa yang Anda miliki sebelum memegang hal yang baru, dan belajar untuk mengandalkan Tuhan untuk memenuhi semua kebutuhan Anda.

 

Baca Juga: Bersiaplah Hadapi Musim yang Baru dari Tuhan Dengan Cara Ini…

 

3# Hidup dalam disiplin

Alkitab menuliskan bahwa tak ada yang enak dari kedisiplinan, sebaliknya disiplin identik dengan kesakitan, penderitaan dan kesedihan. Tetapi tahukah Anda, proses kedisiplinan itulah yang paling penting sebab dari sana Anda akan beroleh hasil yang manis (baca Ibrani 12: 11). Disiplin memang tidak menyenangkan tetapi penting untuk pengembangan karakter.

Disiplin diri adalah buah roh yang membutuhkan waktu lama untuk bertumbuh dengan baik. Disiplin diri akan berhasil ketika Anda melakukan hal yang benar secara konsisten. Ini mungkin termasuk seperti proses membayar kredit secara bertahap. Ketika disiplin diterapkan dalam setiap bidang kehidupan, maka Anda akan lebih siap untuk dipakai Tuhan melakukan hal-hal yang lebih besar.

 

Baca Juga: Hadapi New Normalmu Seperti Tindakan Filipus dan Nathanael Ini

 

Setiap orang yang memiliki visi besar dalam hidupnya akan dipersilahkan Tuhan untuk melewati musim dingin. Sebab Dia ingin Anda memenuhi impian, harapan dan menjadi berkat bagi banyak orang. Anda akan sampai di titik itu selama Anda bersedia untuk melakukan bagian Anda dan mempercayai Tuhan ambil bagian di dalamnya.

Sumber : Joycemeyer.org | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami