Vaksin Booster Mulai Diberikan 2022, Bisa Gratis?

Vaksin Booster Mulai Diberikan 2022, Bisa Gratis?

Claudia Jessica Official Writer
821

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksin booster atau suntikkan ketiga akan mulai didistribusikan kepada masyarakat pada tahun 2022 mendatang.

Rencananya, pemerintah akan memprioritaskan kelompok rentan terlebih dahulu, yaitu warga lanjut usia (lansia) yang memiliki risiko penularan lebih tinggi.

Kendati demikian, vaksin booster dosis ketiga ini baru bisa diberikan apabila vaksinasi covid-19 dosis kedua di Indonesia sudah melebihi 50% populasi yang diprediksi akan tercapai pada akhir Desember tahun 2021.

“Hitungan kami di akhir Desember itu mungkin 59 persen kita bisa capai dua dosis, dan 80 persen sudah dapat vaksin pertama. Setelah itu kita berikan booster di tahun 2022,” kata Budi.

Namun, pemerintah hanya akan menanggung biaya vaksin booster covid-19 kepada warga yang terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Selain peserta PBI, masyarakat yang menginginkan vaksin booster covid-19 harus membayarnya.

 

BACA JUGA: Vaksin Dosis Ke-3, Seberapa Pentingkah?

 

“Kita sudah bicarakan dengan pak Presiden, prioritas booster vaksin itu lansia dulu, baru nanti yang akan ditanggung oleh negara [biayanya] adalah peserta PBI. Jadi nanti, anggota DPR yang penghasilannya cukup, bayar sendiri booster-nya,” kata Budi dalam Raker Komisi IX DPR RI, Senin (8/11) sebagaimana dikutip dari cnnindonesia.

Budi juga menjelaskan setiap orang yang ingin mendapat vaksin booster dapat memilih sendiri jenis vaksin covid-19 yang hendak digunakan. Sementara ini, ada lima jenis vaksin yang menjadi pilihan sebagai vaksin booster yaitu, Sinovac, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Sinopharm. Harganya diperkirakan mencapai 300 ribuan.

 

BACA JUGA: Harapan Para Pengembang Vaksin Merah Putih

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami