Bahkan Saat Salah Jalan, Rencana Tuhan Tak Akan Pernah Gagal

Bahkan Saat Salah Jalan, Rencana Tuhan Tak Akan Pernah Gagal

Lori Official Writer
      1025

Amsal 16: 4

TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 140; Yohanes 17; Hagai 1-2

Saya kuatir kalau-kalau saya akan kehilangan panggilan hidup. Atau mungkin saya bisa menyimpang dari panggilan itu.

Pastinya saya ingin memaksimalkan potensi saya dan memakai talenta yang diberikan Tuhan kepada saya. Tetapi bagaimana jika saya salah jalan? Membuat pilihan yang salah? Atau saya gagal? Pikiran-pikiran negatif itu mulai muncul dan membuat saya kehilangan poinnya yaitu tangan Tuhan terus bekerja.

Kadang-kadang saya lupa jika Tuhan Yesus juga bekerja untuk saya. Saya tidak bekerja sendirian, begitu juga dengan Anda. 

Renungan hari ini mengingatkan kita akan hal tersebut. Tuhan secara aktif memimpin kita ke arah yang benar dan akan memakai kita untuk pekerjaannya. Karena itu, kesalahan di masa lalu dan keraguan kita tidak akan bisa menggagalkan rencana Tuhan dalam hidup kita. Selama kita tinggal di dalam Dia, kita bisa merasa tenang karena tahu masa depan kita aman di dalam tangan-Nya.

 

Baca Juga:

Hidup Seia Sekata, Sehati Sepikir dan Jauhi Perpecahan

Merias Wajah Tanpa Cermin Seperti Hidup Mengandalkan Kekuatan Sendiri

 

Tentu saja mengetahui hal ini akan sangat menyenangkan kita. Bahkan ternyata Tuhan bekerja atas hidup kita. Penting untuk mengingatkan diri kita bahwa dengan menaruh iman kepada Yesus, kita akan sampai ke akhir hidup yang benar. Kita pasti diselamatkan, dibebaskan, diampuni dan dipakai dengan maksimal karena Dia sudah menyelesaikan hal yang paling bernilai dari segalanya di kayu salib.

Mungkin saya tidak tahu dimana saya 10 tahun ke depan. Atau entah saya bisa menggapai impian saya. Tetapi saya tahu Tuhan akan menuntun saya ke tempat yang Ia inginkan atas hidup saya.

Sama seperti Daud yang dibenci oleh Saul, Musa yang bersembunyi di padang gurun, Yusuf yang dibuang oleh saudara-saudaranya, Yunus yang lari dari panggilan Tuhan, dan juga Ayub yang dianggap tak lagi berharga. Setiap kita mungkin akan melalui ujian-ujian dalam perjalanan hidup kita. Namun ketika kita tetap menaruh iman kepada Tuhan, maka ujian-ujian tersebut tidak akan bisa membatalkan setiap rencana yang sudah Tuhan taruhkan dalam hidup kita.

Tangan Tuhan terus bekerja sekalipun kita tidak bisa melihatnya.

 

Hak cipta Andrea Chatelain, disadur dari Crosswalk.com

 


 

Anda diberkati dengan renungan harian kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini.

Yuk bergabung jadi mitra Jawaban.com hari ini.

 

 

DAFTAR

Ikuti Kami