4 Isi Hati Bapa Bagi Anak-anak Yatim Piatu

4 Isi Hati Bapa Bagi Anak-anak Yatim Piatu

Lori Official Writer
418

Sosok orangtua (ayah dan ibu) memiliki peran yang tak tergantikan dalam hidup seorang anak. 

Namun tak seorangpun tahu akan rencana Tuhan. Ada banyak anak yang harus menyandang status yatim piatu karena ayah dan ibunya meninggal dunia. Status ini bisa dialami oleh semua anak dari berbagai usia, mulai dari sejak bayi dan yang sudah beranjak dewasa. 

Sebagai Bapa yang mengasihi umat-Nya, Tuhan memandang kehilangan anak-anak yatim piatu ini dan menjamin kehidupan mereka. Dia menaruh anak yatim piatu setara dengan seorang janda yang ditinggal mati oleh suaminya.

“Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia...” (Mazmur 68: 5-6)

Di Perjanjian Lama, Tuhan memerintahkan umat-Nya untuk memelihara anak yatim piatu dan kaum janda. Ketika Dia memberikan hukum kepada Musa dan bangsa Israel, Dia memerintahkan mereka untuk memperlakukan dengan baik anak yatim piatu dan janda.

 

Baca Juga: Kamu Tak Pernah Sendiri, Karena Tuhan Menaruh Kasih Untuk Yatim Piatu dan Para Janda!

 

“Seseorang janda atau anak yatim janganlah kamu tindas. Jika engkau memang menindas mereka ini, tentulah Aku akan mendengarkan seruan mereka, jika mereka berseru-seru kepada-Ku dengan nyaring.” (Keluaran 22: 22-23)

Senada dengan itu, di Perjanjian Baru, Yakobus juga mengingatkan orang-orang seiman bahwa merawat anak yatim piatu dan kaum janda adalah bagian dari tanggung jawab agama yang murni dan tidak bercacat.

“Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.” (Yakobus 1: 27)

Berikut isi hati Bapa bagi anak-anak yatim piatu:

1. Bapa Mengasihi Semua Anak Yatim Piatu

Mazmur 68: 5 menjadi pesan kuat yang ditujukan kepada gereja. Melalui ayat ini, Bapa Surgawi hendak menyampaikan belas kasihan, perhatian dan penyertaan-nya kepada semua anak yatim piatu. 

Jadi perhatian dan kasih yang begitu besar dari Bapa kepada anak yatim piatu menuntut gereja untuk menjadikan pemeliharaan terhadap anak yatim piatu sebagai prioritas pelayanannya.

2. Bapa Menegakkan Keadilan Bagi Anak Yatim Piatu

Kehilangan kasih sayang dan juga perlindungan dari ayah dan ibu adalah ketidakadilan bagi jutaan anak-anak yatim piatu.

Ayat Ulangan 10: 17-18 menegaskan bahwa “Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap; yang membela hak anak yatim dan janda dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan pakaian.”

 

Baca Juga: Tak Usah Sedih Lagi, Karena Roh Kudus Kini Kamu Bukan Yatim Piatu Tapi Anak Allah

 

Bapa Surgawi menjanjikan perlindungan dan pertolongan bagi anak yatim piatu yang tidak bisa melindungi diri mereka sendiri. Tuhan menebus ketidakadilan itu melalui kasih-Nya yang tak pernah gagal. Dia juga meminta gereja-Nya sebagai perpanjangan tangan Tuhan untuk menyatakan keadilan bagi semua anak yatim piatu di tengah dunia ini.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami