Mental Health Day: Ini Manfaat Self Love Untuk Pulihkan Gangguan Mental

Mental Health Day: Ini Manfaat Self Love Untuk Pulihkan Gangguan Mental

Lori Official Writer
391

Konsep self love banyak dibicarakan di tengah rentannya generasi muda terserang mental health atau gangguan mental yang berujung depresi atau stress. 

Dalam menyambut Hari Mental Health, konsep self love menjadi perhatian penting. Seperti hasil studi psikologi, self love ini sendiri terbukti menjadi kunci untuk terhindar dari depresi, kecemasan, kesepian, tidak bahagia dan kehilangan harapan hidup.

Profesor Neff dan Germer, yang bekerja di Harvard Medical School di Boston, menemukan teknik yang disebut dengan ‘Terapi Kasih Sayang’ yang sudah diuji secara klinis dan menemukan hasil yang memuaskan.

Para peneliti mengungkapkan bahwa tindakan self love atau mencintai diri sendiri bisa dilakukan dengan beberapa terapi yaitu mulai dari terapi mengasihi diri sendiri, terapi pernapasan dan praktik tindakan yang bisa dilakukan setiap hari misalnya, memberikan sentuhan yang menenangkan atau menulis surat yang memotivasi diri sendiri. 

 

Baca Juga: It's Okay To Not Be Okay

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mempraktikkan terapi ini selama 40 menit setiap hari selama 8 minggu telah mengalami peningkatan rasa mencintai dirinya sebesar 43%.

Salah satu terapi kesadaran dilakukan dengan mengulangi tiga kalimat secara berulang. Misalnya, “Ini adalah masa penderitaan. Penderitaan ini adalah bagian dari kehidupan. Saya mau mengasihi diri saya sendiri apapun keadaannya.”

 

Belajar Mendengarkan Diri Sendiri

Konsep self love juga bisa dilakukan dengan mendengarkan diri sendiri. Tindakan ini bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, berbicara dengan diri sendiri untuk menumbuhkan keintiman dengan diri sendiri. Gunakan bahasa yang positif dan lembut. Cobalah menghindari bahasa yang kasar dengan mengontrol diri sebelum mengeluarkan ucapan. 

Kedua, selama masa-masa yang penuh tekanan emosional, tanyakan pada diri Anda tentang ‘Apa yang saya butuhkan?’ Mendengarkan jawaban dari isi hati akan sangat meredakan emosi.

 

Self Love Tidak Sama Dengan Egois

Sebagai orang Kristen, kita diajarkan untuk tidak egois atau selalu berfokus kepada diri sendiri. Ya betul!

Namun tidak semua waktu yang dihabiskan untuk fokus pada diri sendiri itu adalah tindakan egois.

“Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi...” (Filipi 2: 3-4)

Mudah untuk melihat ayat ini dan menyimpulkan bahwa kita hanya memperhatikan orang lain, tetapi sesuatu yang sering kita lewatkan adalah kalimat pertama, “Janganlah kamu masing-masing memperhatikan kepentingan sendiri.” Dari kalimat ini, kita bisa menangkap makna bahwa kita juga perlu memperhatikan diri kita sendiri.

 

Baca Juga: Saat Pasangan Alami Gangguan Mental, Jangan Menyerah. Lakukanlah 7 Hal Ini…

 

Ada banyak orang percaya yang salah memahami ayat ini dan pada akhirnya terjebak dalam gangguan mental yang membunuh. Tentu saja menjaga kesehatan mental dengan mengambil waktu untuk memperhatikan diri Anda sendiri bukanlah tindakan yang egois. Sebaliknya, hal itu menjadi bentuk dari tindakan menghormati Tuhan karena kita memilih dipulihkan terlebih dahulu dengan mengasihi diri sendiri sebelum kita mengambil tugas pelayanan untuk mengasihi orang lain.

Berikut 10 ayat Alkitab yang membuktikan bahwa self love penting dilakukan.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA ---> 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami