Kenapa Fresh Graduate Susah Dapat Kerja Meski Semangat Kerjanya Tinggi?

Kenapa Fresh Graduate Susah Dapat Kerja Meski Semangat Kerjanya Tinggi?

Lori Official Writer
373

Barangkali ada diantara Anda yang suka bertanya-tanya: Kenapa fresh graduate susah diterima kerhja di perusahaan?

Sebenarnya alasannya bisa beragam. Bisa dari faktor internal maupun eksternal di pelamar kerja sendiri.

Nah, yuk mari bahas satu per satu.

 

Faktor Internal

Dalam sebuah tulisan di Linkedin seorang manager perusahaan cerita tentang pengalaman seorang fresh graduate. Dalam hal ini, si pelamar sebenarnya sudah diterima kerja. 

Lah, masalahnya apa? 

Nah, si pelamar justru menolak tawaran pekerjaan tersebut karena posisi kerja yang dia dapatkan hanya sebagai admin biasa.

“Bu, saya batal join ya. Kayaknya kerjaannya gak cocok buat diri saya. Saya pikir saya mau kerjaan strategic thinking, buat plan leading,” kata sang fresh graduate menolak tawaran tersebut.

Tentunya pihak perusahaan sedikit jengkel. Karena peluang yang diberikan malah ditolak begitu saja. 

Mendengar masalah itu, seorang teman kasih masukan supaya perusahaan memberikan kesempatan kepada si fresh graduate untuk posisi leading. 

 

Baca Juga: Buat Kamu Yang Baru Lulus Atau Wisuda, Ini 10 Ayat Peganganmu Meraih Masa Depan Yang Cerah

 

Kemudian perusahaan kembali nego dengan fresh graduate tersebut. Dia ditawari posisi ‘Business Development’, yang membutuhkan depth knowledge tentang produk, creative thinking, fast learning dan independently sourcing. 

Si fresh graduate pun deal dan mulai bekerja di posisi tersebut. Seiring waktu secara mengejutkannya, dia menunjukkan hasil dari kerja kerasnya. Dia punya semangat kerja yang sangat tinggi, dia bahkan tak segan tidur di kantor demi menyelesaikan pekerjaannya. Dia juga menunjukkan karakter yang baik, rendah hati dan bisa menawarkan ide untuk diikuti oleh para seniornya.

Jadi dari pengalaman ini, kita bisa menyimpulkan bahwa seorang freshgraduate harus lebih percaya diri dengan kemampuannya. Jika posisi yang Anda lamar sepertinya tidak cocok dengan Anda, tawarkan kemampuan yang bisa Anda tunjukkan kepada perusahaan.

Ada banyak peluang yang menanti para fresh graduate asal dibarengi dengan potensi dan kapasitas yang memang dibutuhkan oleh perusahaan. 

Jadi supaya diterima, mulailah mengasah skill, menambah kemampuan sembari memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk memperoleh posisi yang pantas sesuai kemampuan Anda.

 

Faktor Eksternal

Selain dari diri sendiri, seorang fresh graduate juga bisa sulit dapat pekerjaan karena pertimbangan dari perusahaan.

Sebuah perusahaan memiliki pertimbangan tertentu untuk mencari kandidat baru untuk menempati posisi tertentu. 

Misalnya, seorang karyawan di sebuah department harus mengerjakan 8000 tiket dalam sehari. Dalam sehari kita hanya bekerja selama 8 jam. Dalam 1 jam dia hanya bisa menyelesaikan 1000 tiket. Bayangkan tingkat kesibukannya. Bahkan untuk mengecek sosial media pun pasti tidak akan sempat.

 

Baca Juga: Tips Karir Bagi Fresh Graduate

 

Apakah dia akan mengetik terus menerus tanpa jeda selama 8 jam? Hari pertama, kedua, dan tiga mungkin dia masih semangat. Tetapi seminggu atau sebulan kemudian, dia akan mulai kelelahan. Sampai semangat kerjanya perlahan hilang.

Lalu dia punya ide untuk meminta tambahan tenaga kerja untuk memasukkan data ke excel. Dia meminta kandidat baru harus memenuhi keualifikasi yang dia tentukan. 

Dia mau orang baru tersebut ‘bisa excel’. 

Kalau misalnya gak bisa excel, pastinya dia hanya akan merepotkan saja. 

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami