Perihal Mencari Kerajaan Allah

Perihal Mencari Kerajaan Allah

Imelda Sarina Pakpahan Contributor
8240

"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepada-Mu." (Matius 6 : 33)

Ayat ini selalu menjadi alarm saya setiap hari, ketika saya begitu lelahnya dalam menjalani rutinitas.

Terkadang saya suka memberi penilaian kerja pada diri saya sendiri, dan selalu berujung ketidakpuasan. Ada yang kurang ini lah, dan ada yang kurang itu.

Saya selalu mencari kesempurnaan dalam pekerjaan saya, untuk memuaskan hasrat ego saya sebagai manusia yang memang memiliki sifat mutlak tidak pernah puas.

 

Baca Juga: 6 Perumpamaan Yesus yang Paling Terkenal

 

Namun, kepuasan sementara itu membuat saya terkadang kuatir, gelisah apakah besok besok saya bisa memperbaiki kekurangan saya di pekerjaan selanjutnya.

Mungkin banyak orang Kristen, merasakan seperti apa yang saya rasakan. Kita terus berdoa meminta hidup baik, pekerjaan mencapai target, tubuh yang selalu sehat dan kalau bisa hidup bahagia selamanya.

Namun ketika Alkitab membawa saya ke injil Matius ini, saya kembali seperti diingatkan, bahwa doa saya yang penuh kekhawatiran itu tidak akan pernah membawa saya untuk dapat menemukan kedamaian Kerajaan Allah yang dimaksudkan.

Menurut saya, mencari Kerajaan Allah bukan sekedar persoalan kita ibadah ke gereja dan berdoa setiap hari, terus dengan magic hidup kita di dunia ini tercukupkan dan terpuaskan. Tidak sebatas itu.

 

Baca Juga: Perumpamaan INTERNET dan KERAJAAN ALLAH

 

Mencari Kerajaan Allah, bagaimana kita secara pribadi memberikan tempat untuk Tuhan berkarya dalam hidup kita. 

Mencari Kerajaan Allah membiarkan diri kita berhenti untuk memikirkan kesusahan hari esok, dan membiarkan kuasa Allah menjadi sempurna dalam kelemahan kita. 

Mencari Kerajaan Allah adalah membiarkan Kristus masuk ke dalam hati kita dan terus menjadikan Dia harapan yang hidup.

Mengakui dengan rendah hati, bahwa segala pertolongan, pencapaian kita di dunia ini karena berkat campur tangan Tuhan, bukan hanya usaha kita sendiri.

Jadi, ketika kita merasa kurang sempurna, kurang percaya diri dalam pekerjaan, pergumulan dalam keluarga, dan sakit penyakit yang sedang kita alami, Tuhan akan selalu menguatkan. Tuhan akan selalu mengingatkan kita untuk berseru kepada-Nya dan Ia akan mengulurkan tangan-Nya buat kita yang percaya. 

Percaya bahwa dalam titik terendah sekalipun dalam hidup kita, kasih Tuhan Yesus selalu ada, dan selalu disempurnakan.

Ketika kita berhasil memandang wajah Tuhan dengan segala kerendahan hati, Ia akan menambahkan damai sejahtera-Nya. Sukacita dari Tuhan akan bekerja, apabila kita berhenti untuk selalu berdoa  dengan penuh kekuatiran akan hari esok. 

 

Baca Juga: Mencari Tuhan dan Kebenaran-Nya

 

Mencari Kerajaan Allah adalah sebuah  proses iman Kristiani. Hidup menempa iman kita dan membuat terus belajar bagaimana mencari Kerajaan Allah yang sebenarnya.

Bagaimana iman kita kepada Allah benar-benar berkuasa dalam hati kita. Bagaimana kita masuk dalam perhentian damai sejahtera itu sendiri.

Saya terus diingatkan ayat ini untuk berhenti berusaha terlalu keras dalam mencapai nikmat hidup yang pasti akan selalu kurang. Maka, carilah dulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka damai sejahtera, sukacita, dan rasa syukur akan terus melingkupi hidup kita. 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami