Akui Kesalahan, Yahya Waloni Minta Maaf ke Umat Kristen

Akui Kesalahan, Yahya Waloni Minta Maaf ke Umat Kristen

Lori Official Writer
2016

Setelah ditangkap lantaran tuduhan penistaan agama, Yahya Waloni akhirnya mencabut gugatan praperadilannya.

Hal ini disampaikan pada sidang gugatan praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Senin, 27 September 2021.

Yahya dengan sadar mengajukan pencabutan gugatan praperadilannya. Sehingga hakim mengabulkan pencabutan gugatan tersebut.

Di dalam ruang persidangan, dirinya menyampaikan permohonan maaf terhadap umat Kristen. Dia mengaku menyesal karena tindakannya melanggar etika berceramah. “Saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khusus kepada saudara-saudara ku sebangsa setanah air kaum nasrani,” ungkap Yahya.

 

Baca Juga: 5 Pemuka Agama yang Terjerat Kasus Penistaan Agama

 

Dia pun siap menerima konsekuensi atas perbuatannya. 

“Saya dalam hal ini sebagai manusia normal yang hidup dididik dalam satu lingkungan yang beretika dan bermoral baik, memohon maaf atas khilaf dan salah saya yang tidak memberikan contoh yang baik dalam menetapkan sebuah konsekuensi komitmen dakwah sehingga telah melampaui batasan-batasan etika dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” terangnya.

Dia menegaskan bahwa masalah hukumnya tidak perlu ada mekanisme praperadilan. Keputusan pembatalan gugatan praperadilan ini tidak mendapat intervensi dari pihak manapun.

“Ada hal yang ingin saya sampaikan bahwa masalah saya ini bukan masalah berat. Masalah saya ini adalah masalah etika, kesantunan dan moralitas. Saya kira terkait dengan apa yang sudah kita lalui tadi mengenai hukum pelaksanaan daripada sidang praperadilan itu tidak mungkin saya lakukan dan sudah disahkan,” kata Yahya.

Sebagaimana diketahui, Yahya dinyatakan sebagai tersangka setelah menyatakan bahwa Alkitab umat Kristen palsu serta menyebutkan bahwa Yesus adalah nabi yang gagal.

“Dari 123.999 nabi yang gagal menuntun manusia ke jalan yang lurus ke jalan agama yang Tauhid. Hanya satu yang berhasil, nabi kita Muhammad SAW. Nabi yang terakhir gagal dari 123.999 itu adalah nabi bernama Yesuah Amasiah atau Isa Almasih dalam bahasa kristennya Yesus Kristus,” ucap Yahya.

 

Baca Juga: Mantan Pendeta Ini Bikin Pusing Tokoh Agama Sampai DPR, Ada Apa Dengan Yahya Waloni?

 

Atas ceramah tersebut, Yahya ditangkap oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri pada Kamis, 26 Agustus 2021 sore. 

Saat ini dirinya masih terus menjalani proses hukum.

Sebagai orang-orang percaya, mari belajar untuk saling menghormati keyakinan yang lain dengan menyebarkan perkataan kasih yang membangun.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami