6 Kesalahan Ini Seringkali Dilakukan Investor Pemula! Pastikan Kamu Gak Melakukannya Ya

6 Kesalahan Ini Seringkali Dilakukan Investor Pemula! Pastikan Kamu Gak Melakukannya Ya

Claudia Jessica Official Writer
487

Banyak orang tergiur melakukan investasi karena beranggapan investasi adalah hal yang mudah untuk menghasilkan uang tanpa harus bekerja keras. Ada juga orang-orang yang melakukan investasi karena mengikuti tren semata.

Nyatanya banyak investor pemula yang harus berjumpa dengan jurang lantaran tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai hal-hal dasar berinvestasi. Hasilnya mereka kecewa dengan pertumbuhan portofolio yang tidak sesuai dengan ekspektasinya.

Sejatinya investasi bukanlah hal yang mudah. Ada banyak hal yang harus dilakukan untuk melakukan investasi. Misalnya mempelajari instrumen investasi yang akan dipilih. Selain itu seorang investor juga harus mempersiapkan mental karena investasi mengandung risiko.

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam berinvestasi dan hal tersebut tentu harus kita hindari.

1. Tidak memiliki tujuan investasi yang jelas

Apa yang kamu pikirkan saat memulai investasi? Ingin menjadi kaya? Ingin ikut-ikutan dengan trending? Mengalahkan inflasi?

Dikutip dari bareksa.com, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa banyak investor yang hanya ikut-ikutan dengan tren namun tidak mengerti instrumen yang digunakan untuk berinvestasi. Sedangkan investasi memerlukan tujuan yang jelas sehingga investor bisa menentukan instrumen yang tepat, berapa lama waktu berinvestasi, dan lain-lain.

2. Belum siap secara finansial dan mental

Seorang teman mengingatkan saya bahwa investasi sebaiknya dilakukan dengan uang dingin. Artinya uang yang tidak akan dipakai dalam jangka waktu tertentu. Hal ini bertujuan agar kehidupan kita tidak terganggu saat aset yang kita beli, nilainya menurun.

Anda siap berinvestasi dengan uang anda sendiri, uang yang tidak akan dipakai dalam jangka waktu tertentu, bukan dengan uang panas apalagi berhutang.

BACA JUGA: Investasi Pake Hutang, Boleh Gak Sih? Ini Kata Ahli Investasi!

3. Hanya melihat keuntungan

Melihat keuntungan dalam berinvestasi adalah hal yang wajar. Namun dalam berinvestasi ada banyak hal yang harus diperhatikan agar investasi dapat berjalan optimal, bukan sekedar keuntungannya saja. Misalnya seperti risiko yang dihadapi dan prospek dalam jangka panjang.

Jangan sampai kita berinvestasi dengan membayangkan keuntungan ditawarkan dan abai dengan resiko yang ada. High return, high risk. Setiap tawaran keuntungan yang tinggi pasti memiliki risiko yang tinggi. Sedangkan risiko yang tinggi belum tentu memiliki keuntungan yang tinggi. Jangan sampai Anda tertipu dengan investasi bodong ya.

 

Baca halaman selanjutnya -->

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami