Terbersit Kata ‘Benci’ ke Pasangan? Tenangkan Diri dan Cobalah Lakukan 4 Hal Ini…

Terbersit Kata ‘Benci’ ke Pasangan? Tenangkan Diri dan Cobalah Lakukan 4 Hal Ini…

Lori Official Writer
2286

“Aku benci suamiku. Aku gak tahan lagi. Bukan sekali dua kali dia menyakiti aku, tapi berkali-kali. Lebih baik dia mati saja daripada harus menyusahkan aku dan anak-anakku.” Demikian sepenggal kata yang disampaikan para istri yang mengaku benci ke suaminya.

Ada banyak pasangan menikah yang pasti pernah mengalami posisi seperti ini. Karena mustahil bagi orang yang hidup bersama terhindar dari perasaan menjengkelkan karena perilaku dan tindakannya.

Gak mengherankan, bahkan dalam hubungan pertemanan pun, kondisi ini bisa terjadi. Bedanya, pertemanan bisa kita putuskan kapanpun kita mau. Beda dengan pernikahan, yang dalam kekristenan, yang gak kenal perceraian.

Jadi supaya pernikahanmu gak hancur hanya karena rasa bencimu, cobalah untuk mengikuti nasihat ini: Sebelum mengubah orang lain adalah mulai mengubah diri sendiri.

Dengan melakukan hal ini, bukan gak mustahil rasa bencimu ke suami akan berganti jadi perasaan cinta. Semuanya bisa berubah, asal kamu membuka hatimu untuk memaafkan sebanyak yang kamu bisa.

Cobalah memperbaiki dirimu lebih dulu sembari melakukan beberapa hal ini:

1. Aktif dalam doa

Tuhan yang kasih kita kemampuan untuk berubah. Hal ini bisa terjadi saat kita mulai bersandar ke Tuhan lewat doa.

Sembari mendoakan diri kamu sendiri supaya berubah, berdoalah supaya Tuhan mengubah hati suamimu juga.

“Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa.Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5: 16-18)

 

Baca Juga: Menikah Itu Tantangan, Biar Tetap Akur Suami Istri Perlu Miliki Hal Ini

 

2. Ingat kebaikan pasanganmu, bukan keburukannya

Sebagai manusia, kita sering kali menjadi marah hanya karena satu kesalahan yang orang lain lakukan. Sementara seribu kebaikannya kita lupakan.

Sama halnya dengan suamimu, seburuk apapun dia pasti ada hal baik yang pernah dia lakukan dalam hidupmu. Dan fokuslah pada kebaikan-kebaikan itu.

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4: 8)

 

3. Jagalah pikiranmu

Saat kita membenci seseorang, maka pikiran kita akan dipenuhi dengan tindakan dan perkataan yang jahat. Saat kamu mengalaminya, percayalah si iblis memang menghendaki kamu berada dalam posisi itu untuk mencuri kebahagiaan dan ketenanganmu.

Karena itulah, jangan biarkan pikiran-pikiran jahat apapun yang bersarang dalam pikiranmu. Sebaliknya, usirlah di dalam nama Yesus.

“Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, dan kami siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan, bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna.” (2 Korintus 10: 5b-6)

 

4. Cari bantuan konseling

Kalau ternyata kamu masih belum mengalami perubahan apa-apa. Akan lebih baik mencari bantuan dari pihak konseling yang terpercaya. Penting juga untuk melibatkan pasangan, supaya masalah yang selama ini mengganggumu bisa diselesaikan dengan cara yang benar.

 

Baca Juga: Ternyata Satu Kebiasaan Ini Bisa Rusak Hubungan Suami Istri Loh!

 

Ada banyak pernikahan yang hancur karena memilih menahan semua rasa benci selama bertahun-tahun tanpa jalan penyelesaian. Akibatnya, cinta perlahan-lahan hilang dan parahnya bisa berujung pada perceraian.

Dalam pernikahan Kristen, konflik rumah tangga adalah satu hal yang gak bisa dielakkan. Pasti akan selalu muncul sebagai bagian dari proses. Dan semakin suami istri mau mengoreksi diri dan mengandalkan Tuhan, hubungan yang serusak apapun itu pasti bisa diperbaiki.

Jadi carilah pemulihan di dalam Tuhan.

“Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.” (Mazmur 23: 3)

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami