Penantian 27 Tahun, IMB GPIB Kharis Pulo Gebang Terbit Ditengah Pandemi

Penantian 27 Tahun, IMB GPIB Kharis Pulo Gebang Terbit Ditengah Pandemi

daniel.tanamal Official Writer
1531

Setelah penantian yang cukup panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Kelurahan Pulo Gebang Jakarta Timur menerbitkan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk GPIB Kharis yang berada di Perumahan Pulo Gerbang Permai, Kamis (19/08/2021). Secara khusus, diadakan acara penyerahan secara langsung dari pihak Pemerintah kepada pihak GPIB Kharis.

Ketua Majelis Jemaat GPIB Kharis, Pendeta Manuel Raintung menyambut dengan sukacita terbitnya IMB yang telah diperjuangkan selama 27 tahun tersebut. “Hari ini adalah perjumpaan yang khusus dan istimewa, karena meski pada situasi pandemi, dan pembatasan ppkm, kegiatan ini dapat berlangsung. Kami bergembira dan bersyukur untuk kinerja Lurah Mahpuz yang memberikan perhatian untuk jemaat dan pengurus di GPIB untuk menyelesaikan proses perizinan ini. tentu ini juga tidak mudah karena keyakinan Pak Lurah juga cukup menentukan dalam hal memberikan perhatian dan ijin atau rekomendasi ini,” ujar Raintung.

Raintung menambahkan kebersamaan yang sudah terjalin, akan tetap dilanjutkan, karena hal itu dilakukan bukan hanya untuk proses mendapatkan IMB, namun sebagai sebuah keharusan rumah ibadah menjadi berkat ditengah lingkungan dan masyarakat sekitar. “Kami mempunyai tugas untuk ikut berelasi dan ikut membangun kebersamaan dan kerjasama di lingkungan, semata-mata tidak hanya saat proses perizinan, tapi untuk seterusnya akan mau membantu dan membangun kehidupan masyarakat dan yang ada disekitar ibadah. Rumah Ibadah itu kehadirannya harus mendatangkan berkat untuk banyak orang,” tambahnya.

Sementara itu Lurah Pulo Gebang Mahpuz Muhammad Zain, yang hadir beserta jajarannya dalam acara tersebut mengatakan bahwa penerbitan IMB saat itu menjadi momen yang berbahagia, terutama untuk kehidupan kebersamaan dan keberagaman yang lebih baik.

“Kegiatan saat ini adalah momentum yang sangat baik setelah hari kemerdekaan indonesia yang ke 76, tepatnya 19 Agustus, GPIB punya  izin mendirikan bangunan, berkat kerjasama kita dalam waktu 5-6 bulan yang lalu. Saya berharap GPIB akan menjadi contoh tempat-tempat yang ada di Pulo Gebang, terutama yang belum mendapatkan IMB,” terangnya.

Secara khusus Mahpuz mengingatkan bahwa masyarakat Pulo Gebang yang sangat heterogen, perlu dirangkul dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Ini diharapkan yang akan menjadi perekat diantara GPIB Kharis dan masyarakat sekitar.

“Harapan kami, kedepan kebersamaan harus dibangun, jangan lupa peduli kepada lingkungan, terkait dengan hal sosial. Pulo Gebang, masyarakatnya cukup heterogen, gereja cukup banyak, masjid ada 51, mushola jangan ditanya, karena jumlah penduduknya saja ada 130 ribu jiwa, sangat tidak mudah untuk membangun kebersamaan. Namun jika komunikasi tetap terjaga, juga kebersamaan dilakukan secara aktif, saya kira tidak akan ada permasalahan yang muncul,” tambahnya.

Kegiatan penyerahan surat IMB ini, selain diikuti oleh para pengurus GPIB Kharis dan jajaran Kelurahan Pulo Gebang, juga diikuti secara virtual oleh para jemaat, terkhusus para pelaku sejarah GPIB setempat yang menyaksikan terbitnya IMB untuk gereja mereka yang telah diperjuangkan sekian lama.

 

Sumber : Daniel Tanamal - Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami