Aku Ikut Pergaulan Buruk Sejak Jadi Anak Broken Home

Aku Ikut Pergaulan Buruk Sejak Jadi Anak Broken Home

Lori Official Writer
667

Setiap anak berharap bias mendapatkan kasih sayang yang utuh dari kedua orangtuanya. Sayangnya, gak semua anak bias mendapatkan hal itu dalam hidupnya.

Perceraian orangtua bisa jadi bumerang yang menghancurkan masa depan anak, tentu saja dengan catatan jika orangtua tidak memberikan pengertian dan kasih sayang yang berimbang bahkan setelah proses perceraian.

Inilah yang dialami oleh Friska Juwita Sari (18 tahun), anak kedua dari empat bersaudara asal Riau ini.

Orangtuanya bercerai pada tahun 2018 silam, sehingga dia dan saudaranya yang lain jadi anak broken home. Sebagai anak Friska sama sekali tidak diberitahu oleh orangtuanya tentang apa yang sedang terjadi antara papa dan mamanya. Karena sang mama tiba-tiba saja pergi dari rumah membawa mereka bersama dia.

Dia pun baru mengetahui alasan perceraian tersebut dari sang abang. Dia baru tahu bahwa sang mama kecanduan social media dan ketahuan selingkuh dengan pria lain. Sehingga tidak melakukan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga yang baik. Sang papapun sudah beberapa kali menasihati, namun mamanya tidak juga berubah. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai.

Yang paling membuat Friska kecewa, sang papa kembali menikah dengan wanita lain tak lama setelah berceraian. Rasa kecewanya pun semakin menjadi-jadi kepada kedua orangtuanya itu. 

Sayangnya, lantaran butuh biaya sekolah, Friska dan adiknya yang ketiga dititipkan untuk tinggal bersama sang papa. Bagaimanapun, sebagai anak tiri Friska merasa sangat tidak nyaman dengan mama tirinya. Bukan saja karena dia diperlakukan tidak baik, tapi mereka juga tidak mendapatkan pembelaan dari sang papa. 

 

Baca Juga: Lewat Tayangan Solusi Aku Sembuh Dari Rasa Minder - Jonathan

 

Masa-masa tinggal bersama dengan papa dan mama tirinya membuat Friska tersiksa. Di sana, sebagai seorang anak remaja dia sama sekali tidak mendapatkan kasih sayang dari orangtua secara utuh.

Dia pun merasa terabaikan dan mulai mencari kasih sayang dari luar dalam bentuk yang salah. Dia mulai jatuh dalam pergaulan bebas seperti merokok dan minum-minuman keras.

 

Hubungi Sahabat 24 Lewat Superyouth

Tanpa sengaja, Friska menemukan tayangan remaja Superyouth di G-TV. Dari sana dia mulai sering menyaksikan tayangan ini. 

Suatu kali, sesuatu menggerakkan hatinya untuk menemukan mengikuti Instagram Superyouth dan menemukan kontak Sahabat 24 di sana. Tak lama kemudian, dia memutuskan untuk mengirimkan pesan singkat kepada Sahabat 24. 

Awalnya, Friska ragu jika tim konselor Sahabat 24 akan menanggapi curhatannya lewat pesan singkat tersebut. Tapi nyatanya, dia merasa senang karena ternyata mendapat respon juga. Saat itulah tim konselor mulai melayani Friska secara pribadi. Mendengarkan setiap persoalan hidupnya hingga memberikan pandangan sesuai dengan firman Tuhan kepada Friska, seperti berdamai dengan kekecewaannya terhadap orangtua, melepaskan pengampunan kepada orangtuanya dan meninggalkan semua pergaulan buruk yang merusak hidupnya. Lalu tim mendoakan Friska dan mencarikannya gereja mitra untuk secara langsung bisa melayaninya.

 

Berdamai Dengan Orangtua

Pada 17 Maret 2021, konselor mendapatkan kabar baik dari Friska. Dia sudah bisa menerima keadaan orang tuanya dan mulai membangun komunikasi dengan mereka. 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Sahabat 24
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami