Anak Tersesat Dalam Pergaulannya? Bawa Mereka Kembali Dengan Cara yang Alkitabiah Ini

Anak Tersesat Dalam Pergaulannya? Bawa Mereka Kembali Dengan Cara yang Alkitabiah Ini

Claudia Jessica Official Writer
544

Banyak orang tua yang hidupnya dipenuhi kekhawatiran karena perilaku anak mereka yang nakal. Mungkin Anda salah satunya?

Ini adalah situasi yang tidak menyenangkan bahkan cenderung menakutkan karena membuat para orang tua merasa tidak berdaya. Jika Anda berada pada situasi seperti ini, ketahuilah bahwa Anda tidak sendiri.

Ada ratusan ibu yang berbagi rahasia mereka dalam mempertahankan harapan untuk anak-anak mereka yang nakal sekalipun situasinya terlihat mustahil dan membuat Anda merasa putus asa.

Jawaban mereka sama. Harapan mereka ada pada Tuhan, bukan pada anak mereka. Mereka percaya Tuhan mampu mengembalikan hati anak-anak mereka. Untuk itu, berdoalah demikian untuk anak Anda yang tersesat:

1. Perkatakan Firman Tuhan untuk anak

Seorang ibu bernama Janice menceritakan bagaimana dia menyaksikan putrinya merusak dirinya sendiri dengan narkoba dan gaya hidup berbahaya selama beberapa tahun dan Tuhan mengembalikkan hari putrinya.

Janice bercerita, satu-satunya penghiburan selama musim pemberontakan putrinya adalah memperkatakan Firman Tuhan untuk putrinya. Yesaya 49:16,

“Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.”

Ayat ini sebenarnya mengacu kepada bekas paku di tangan Yesus. Hal itu melambangkan bahwa Yesus tahu dia akan mati untuk setiap anak-Nya yang terukir di tangan-Nya.

“Sungguh melegakan mengetahui bahwa nama putri saya terukir di tangan Yesus,” kata Janice.

2. Berdoa dengan fokus pada karakter Tuhan

Seorang ibu yang putranya menjalani wajib militer dan harus mengalami desersi (pergi tanpa izin dan dilakukan dengan tanpa tujuan kembali) mengatakan bahwa ia menemukan penghiburan dan harapan dalam Firman Tuhan, terutama ayat-ayat yang berbicara tentang karakter Tuhan.

“Salah satu Firman Tuhan paling umum yang saya doakan untuk putra saya adalah Mazmur 139, betapa damai mengetahui bahwa Tuhan ada bersamanya dalam kegelapan, dalam terang, bangun, tidur.

Dari Mazmur 139 saja kita didorong untuk mengetahui bahwa Allah adalah pribadi yang:

- Menyelidiki kami dan mengenal kami dari dalam ke luar (ayat 1)

- Mengetahui setiap tindakan dan pikiran kita (ayat 2-3)

- Mengetahui apa yang akan kita katakan sebelum kita mengatakannya (ayat 4)

- Mengikuti kami kemanapun kami pergi (ayat 8-12)

- Membentuk kami dan menjaga kami sejak kami dalam kandungan (ayat 13-15)

- Menulis kisah hidup kami dalam kitab-Nya bahkan sebelum kita menjalaninya (ayat 16)

- Memikirkan pikiran kita yang tak terhitung banyaknya (ayat 17-18)

- Mengetahui kecemasan kita (ayat 23)

- Menghukum kami atas pelanggaran kami dan menuntun kami ke arah yang benar (ayat 24)

Mazmur itu mengingatkan kita bahwa Tuhan lebih akrab dengan anak kita dan Dia lebih tahu keberadaan anak-anak kita daripada diri kita sendiri.

BACA JUGA: 2 Ayat Penting Bagi Orangtua, Sebuah Pengingat Untuk Terus Mengasihi & Mengampuni

3. Berdoalah agar anak mengenali suara Tuhan

Seorang ibu dari enam anak mengatakan demikian, “Saya selalu berdoa agar Tuhan bersuara dengan kepada anak-anak saya.”

Anak-anak dapat mendengar suara kita namun mereka mungkin mencoba menutup suara itu jika hari mereka mengeras. Namun, anak-anak akan mendengar suara teman, dan suara musuh yang berusaha menyesatkan mereka. Namun kita ingin agar suara Tuhan, Roh Kudus-Nya lebih nyaring dari suara lain.

Sebutlah nama anak Anda ketika berdoa dan minta Tuhan agar anak-anak peka terhadap perkataan Tuhan dan kembali kepada jalan yang lurus.

 

Baca halaman selanjutnya -->

Sumber : iBeleve
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami