Memetik 5 Pelajaran Dari Pandemi Covid-19 Soal Kebenaran dan Tuhan

Memetik 5 Pelajaran Dari Pandemi Covid-19 Soal Kebenaran dan Tuhan

Lori Official Writer
618

Sadar gak sadar, belakangan ini dunia seakan mulai kehilangan krisis kebenaran. Pandemi, vaksin dan upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan seolah mengalihkan kepercayaan kita dari Tuhan.

Bukan hanya itu, ada banyak dari kita yang mulai beralih dan lebih mempercayai informasi yang ditebar berbagai media tanpa batas dan bisa diakses secara instan, yang sayangnya justru meningkatkan kekuatiran akan banyak hal.

Teori konspirasi juga bisa mengelirukan kebenaran dan informasi yang salah membuat keadaan semakin kacau. 

Padahal firman Tuhan berkata dengan jelas. “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14: 6 )

Inilah 5 pelajaran yang bisa kita petik dari pandemi Covid-19.

1. Kebenaran bisa menyelamatkan hidupmu 

Tahu tentang kebenaran virus Covid-19 dan vaksin sebagai penangkalnya memang baik. Kita mendengar penjelasan dari para ilmuwan dan professional kesehatan . 

Tapi tak sedikit informasi keliru yang disebarkan lewat sosial media dan pesan singkat lainnya. Dan ketika kita terpapar virus, kita mulai stress dan ketakutan. 

Tahukah kamu bahwa dalam kondisi ini, kita perlahan-lahan kehilangan iman. Kita menjadi takut mati, sementara Tuhan sudah menjanjikan kehidupan kekal. Kita hanya perlu kebenaran untuk memerdekakan kita dari rasa takut.

 

Baca Juga: 4 Hal Terpenting Yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Vaksinasi

 

2. Kebenaran datangnya dari kepercayaan

Tahu siapa yang harus dipercayai sangatlah penting. Tapi hal ini sulit kita lakukan di tengah masa-masa pandemi ini. Karena kita mudah sekali percaya dengan apapun.

Pandemi seharusnya menjadi ladang pelatihan iman kita. Karena kita tahu dalam segala situasi dan kondisi, Tuhan selalu lebih tahu apa yang akan terjadi di akhirnya.

Untuk mengetahui apa yang Tuhan ketahui soal keadaan kita, ya kita harus mengandalkan iman dan semakin dekat dengan firman-Nya.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA -->

Sumber : Jawaban
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami