Kalau Mau Gaet Generasi Z Jadi Target Market, Terapkan 5 Hal Ini Dalam Bisnismu

Kalau Mau Gaet Generasi Z Jadi Target Market, Terapkan 5 Hal Ini Dalam Bisnismu

Puji Astuti Official Writer
5465

Mengenal target pasar adalah hal penting saat kamu sedang membangun ataupun mengembangkan usahamu. Hal ini bukanlah hal mudah dan sederhana, terutama untuk target pasar anak muda saat ini. Mereka yang lahir di tahun 1980an sampai pertengahan 1990an, mereka disebut generasi millenial, generasi ini sering dilihat sebagai generasi yang penuh inovasi, pribadi yang reflektif dan memiliki banyak tempat dalam dunia kerja. 

Namun para pengusaha saat ini mulai melirik generasi penerus para millenial ini, yaitu generasi Z, yang memiliki pemikiran non-tradisional dan cara berkomunikasi yang sangat unik. Banyak pemimpin tim mengalami kesulitan untuk memahami cara komunikasi generasi Z  ini, namun mereka adalah masa depan dan memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha. 


1. Pesan yang singkat

Berdasarkan riset Gen Z memiliki rentang perhatian yang pendek pada satu hal, yaitu hanya sekitar 8 detik. Hal ini menjadi tantangan bagi para marketer untuk membuat sebuah pesan yang singkat namun menarik dan kreatif. Untuk itu para pengusaha dituntut untuk mengkomunikasikan maksudnya dengan jelas dan meningkatkan interaksi dengan target pasarnya. 

Salah satu cara menjangkau Gen Z adalah dengan konten multi media seperti video atau info grafis. Data yang menarik lainnya adalah bahwa 65 persen populasi belajar lebih cepat melalui visual, jadi penggunaan media audio visual sangat besar dalam pengembangan usaha. 

2. Keautentikan usaha

Generasi Z mencari sebuah pesan yang jelas dan jujur. Mereka tidak takut untuk membantah klaim dari sebuah perusahaan atau bisnis, dan meminta mereka untuk membuktikan klaim tersebut. 

Hal tersebut menuntut agar sebuah usaha menjadi transparan, dipercaya dan serta terbuka untuk masukan. Ini meningkatkan standar bagi sebuah usaha. 


 

Baca Juga: 4 Pengusaha Dalam Alkitab yang Sukses Berkat Kerja Keras dan Ketekunan

 

3. Lebih terbuka kepada keberagaman

Di generasi millenial, lebih banyak perkawinan antar suku, bahkan antar bangsa terjadi. Hal ini membuka jalan bagi generasi selanjutnya lebih terbuka kepada keberagaman dan perbedaan. Anak-anak muda saat ini banyak yang menjadi penggerak keberagaman dan terbuka pada hal-hal baru, terlebih dengan kecepatan informasi dan media sosial yang menjamur. 

Generasi Z menantang dunia usaha untuk membuat iklan yang menampung keberagaman dan juga ramah lingkungan.

 

4. Kolaborasi

Kolaborasi adalah gaya hidup alami generasi Z. Kelompok ini menyukai interaksi dengan teman sebayanya, dan mendorong dunia usaha untuk melakukan hal serupa, menjadikan kolaborasi sebagai budaya menciptakan sebuah produk bersama. 


 

Baca Juga: Ayo Berbisnis! Inilah 5 Ayat Alkitab Bagi Kamu yang Mau Terjun ke Dunia Usaha

 

5. Peduli kepada komunitas

Sekitar 87 persen generasi Z menyatakan bahwa sebuah usaha penting memiliki fokus dan memberi kembali kepada komunitas. Pandangan ini menantang pengusaha untuk lebih kuat lagi menyampaikan alasan atau visi dari usaha tersebut. Saat pesan dari mengapa produk itu hadir disampaikan dengan jelas, maka hal itu akan memperkuat hubungan dengan konsumennya. 

Semoga info di atas bisa membantumu untuk semakin mengembangkan usahamu dan lebih mengenal generasi Z. Teruslah berinovasi, kembangkan kreatifitasmu, lakukan kolaborasi dan jangan lupa untuk memberi kembali kepada komunitas. 

 
Sumber : Entrepreneur.com
Halaman :
1

Ikuti Kami