Siapakah yang Menghentikan Matahari dan Bulan? Nabi Yosua atau Tuhan?

Siapakah yang Menghentikan Matahari dan Bulan? Nabi Yosua atau Tuhan?

Claudia Jessica Official Writer
804

Ada begitu banyak kisah di dalam Alkitab yang kalau kita perhatikan satu persatu dengan cermat, terdapat beberapa kisah yang cukup unik. Salah satu peristiwa tersebut adalah kisah yang pernah terjadi pada masa Yosua. Kisah ini menceritakan mengenai adanya fakta bahwa waktu yang kita lewati pernah berhenti.

Yosua 10: 12-13 “Lalu Yosua berbicara kepada TUHAN pada hari TUHAN menyerahkan orang Amori itu kepada orang Israel; ia berkata di hadapan orang Israel: "Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!" Maka berhentilah matahari dan bulanpun tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya. Bukankah hal itu telah tertulis dalam Kitab Orang Jujur? Matahari tidak bergerak di tengah langit dan lambat-lambat terbenam kira-kira sehari penuh.”

Dalam ayat ini tertulis “matahari berhenti” atas perintah Yosua. Bukan hanya itu, bulan pun tidak bergerak.  Lalu apa yang sebenarnya terjadi?

 

Jika kamu lebih suka menonton, kamu bisa simak kisahnya di: [VIDEO] FaktaAlkitab: Karena Orang Ini, Matahari Pernah Berhenti Sehari Penuh!

 

Latar belakang

Peristiwa dalam Yosua pasal 10 dimulai dari pasal sebelumnya mengenai perjanjian Israel dengan Gibeon (Yosua 9: 3-27). Orang-orang Gibeon yang tinggal di Kanaan, mengelabui Israel untuk membuat perjanjian damai dengan mereka. Mereka mengklaim bahwa mereka datang dari negeri yang sangat jauh, di luar Kanaan. Mereka memohon agar tidak dibinasakan oleh Yosua, sehingga Yosua pun berjanji untuk tidak mencelakai mereka.

Perjanjian ini memicu konflik berskala besar di wilayah selatan Tanah Perjanjian. Raja-raja lainnya yang berada di wilayah Kanaan datang menyerbu Gibeon. Kelima raja tersebut ialah Adoni-Zedek raja Yerusalem, Hoham raja Hebron, Piream raja Yarmut, Yafia raja Lakhis, dan Debir raja Eglon.

 

Baca juga: #FaktaAlkitab: Inikah Lokasi Taman Eden di Dunia?

 

Matahari dan Bulan Berhenti

Gibeon memohon bantuan kepada Yosua. Karena perjanjian mereka, Israel wajib menolong orang-orang Gibeon. Lalu Yosua dan tentaranya berangkat untuk menolong Gibeon. Semalam suntuk mereka melakukan perjalanan hingga sampai di Gibeon. Serdadu-serdadu dari kelima raja itu menjadi takut dan lari melihat tentara Israel datang. Kemudian Allah menyebabkan hujan batu besar dari langit, dan kebanyakan prajurit musuh mati karena hujan itu daripada yang dibunuh oleh tentara Yosua.

Dalam serangan tersebut Yosua melihat bahwa matahari akan segera terbenam. Tidak lama lagi gelap akan tiba, dan banyak prajurit dari kelima raja jahat itu bisa melarikan diri yang kemungkinan mereka luput dari serangan bangsa Israel. Itulah sebabnya mengapa Yosua berdoa kepada Allah dan berkata, ‘Matahari berhentilah!’ Dan saat matahari tetap bersinar, maka orang-orang Israel dapat leluasa mengalahkan musuhnya dan mengakhiri kemenangan mereka dengan lengkap.

Allah memberikan kemenangan ajaib kepada Yosua dalam pertempuran tersebut. Konflik berskala besar dalam Yosua 10: 1-15 membawa kemenangan awal bagi Israel di wilayah selatan Kanaan.

 

Berikut ini beberapa pendapat mengenai berhentinya Matahari dan Bulan dalam kisah Yosua pasal 10.

 

Baca di halaman selanjutnya >>

Sumber : jawaban YouTube
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami