Fakta Alkitab : Mengenal  Seperti Apa dan Makna Dibalik Baju Imam Besar Israel

Fakta Alkitab : Mengenal Seperti Apa dan Makna Dibalik Baju Imam Besar Israel

Puji Astuti Official Writer
21121

Dalam Keluaran 28, Musa mendapat perintah khusus untuk membuat pakaian kudus untuk abangnya, yaitu Harun yang ditunjuk Tuhan untuk menjadi Imam Besar. Bahkan dikatakan di ayat 3, bahwa pakaian kudus itu harus dibuat oleh orang-orang yang dipenuhi Tuhan dengan roh keahlian.

Pakaian imam tersebut, pada ayat 4 tertulis terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

1. Tutup dada

2. Baju efod

3. Gamis

4. Kemeja (baju putih dengan bordir)

5. Serban dan

6. Ikat pinggang

Tuhan memerintahkan secara spesifik bahan yang digunakan untuk membuat bagian demi bagian dari pakaian kudus ini, yaitu emas, kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus. Selain itu beberapa bagian dari baju itu juga dihiasi dengan batu-batu mulia. 

 

Baca Juga: Mengungkap Fakta & Misteri Dibalik Mahkota Duri yang Dipakai Yesus

 

Fungsi dari pakaian imam besar

1. Serban 


Serban yang dipakai oleh imam besar menggunakan  patam atau perhiasan yang terpasang pada tepi serban dan berada di dahi dengan sebuah tulisan yang artinya "Kudus bagi Tuhan." Tujuan dari penggunaan serban yang berhias patam tersebut atalah agar Tuhan berkenan atas orang Israel dan menghapus dosa mereka saat Harun atau imam besar masuk menghadap Tuhan dengan persembahan mereka.

 

2. Baju gamis efod

Baju gamis berwarna ungu ini dipakai setelah baju kemeja putih yang halus dan dibordir. Baju gamis efod ini pada bagian bawahnya ada giring-giring yang terbuat dari emas, sehingga setiap kali imam besar bergerak akan terdengar bunyi bergemerincing. Giring-giring emas tersebut digantung dibagian bawah berselang-seling dengan bulatan-bulanan kecil buah delima yang terbuat dari kain ungu muda dan kain kirmizi. Tujuan dari bunyi-bunyian itu adalah agar ia tidak mati saat ia masuk kedalam tempat kudus. 

 

3. Baju Efod

Baju efod ini dibuat dengan kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus dan bahkan benang emas yang ditenun, sehingga hasil akhirnya seperti jubah bagian luar berwarna ungu keemasan. Di bagian depannya, tepat di dada dibuat sedemikian rupa tempat untuk mengikatkan tutup dada yang terbuat dari lempengan emas dengan hiasan batu permata. 

Pada bagian pundak dari jubah efod tersebut ada penutup bahu yang dihiasi dua permata yang masing-masing ada di pundak kiri dan kanan dengan nama-nama suku Israel tertulis pada batu-batu permata tersebut. Batu permata itu diikat dan dililit dengan emas. Hal tersebut menjadi pengingat bagi imam besar bahwa ia menanggung dosa-dosa kedua belas suku Israel. 

 

Baca Juga: Biji Sesawi: Dari Bumbu Masak Sampai Pencegah Kanker!

 

4. Penutup dada


Penutup dada memiliki bahan yang sama dengan baju efod, namun bentuknya persegi empat dan dilipat dua. Ukurannya panjangnya sejengkat dan lebarnya sejengkal. Kemudian ada 12 batu permata yang dipasang dalam tiga jajar. Setiap batu permata mewakili satu suku Israel, dan nama suku tersebut diukir pada batu permata itu. Berikut adalah urutan dari batu permata tersebut: 

- Jajar pertama adalah yaspis merah, krisolit, malakit

- Jajar yang kedua adalah permata batu darah, lazurit, yaspis hijau

- Jajar yang keempat adalah permata pirus, krisopras dan nefrit. 

Yang menarik, pada penutup dada ini seorang imam besar bisa menyimpan batu Urim dan Tumim. Jadi penutup dada ini juga memiliki sebuah fungsi seperti kantong bagi imam besar. Batu Urim dan Tumim sendiri merupakan sebuah alat yang Tuhan gunakan untuk menyampaikan keputusannya. 

 

Makna dibalik baju imam besar

Pakaian imam sendiri menjadi sebuah simbol bahwa mereka, Harun dan keturunannya dipisahkan/dikhususkan oleh Allah untuk melayani-Nya. Selain itu hal tersebut juga sebagai sebuah pengingat bagi orang Israel betapa pentingnya fungsi seorang imam, yaitu menjadi perantara bagi mereka untuk berkomunikasi dengan Allah. Melalui imam besarlah mereka mengadakan korban penghapusan dosa. 

Hal inilah yang kemudian digenapi melalui kehadiran Yesus Kristus di dunia, sebab Dialah Imam Besar Agung kita untuk selama-lamanya (Ibrani 6:20). Ia menjadi persembahan yang kudus dan sempurna bagi seluruh dosa manusia, sehingga barang siapa percaya kepada-Nya dikuduskan dan memperoleh hidup yang kekal  (Ibrani 4:14-16).

 

Apakah kamu butuh dukungan doa? Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/yjInginDidoakan.

Sumber : JC Channel
Halaman :
1

Ikuti Kami