Cara Melepaskan Diri dari Dendam dan Sakit Hati

Cara Melepaskan Diri dari Dendam dan Sakit Hati

Claudia Jessica Official Writer
293

Pada dasarnya, manusia memiliki perasaan. Dengan adanya perasaan ini, manusia dapat mengasihi sesamanya. Namun ketika seseorang disakiti atau diperlakukan dengan tidak baik, dapat menimbulkan rasa sakit hati hingga dendam.

Orang-orang terdekat cenderung lebih mudah menyakiti kita karena kita memiliki harapan yang baik untuk mereka.

Tidak sedikit orang yang menyimpan sakit hatinya dan rasa dendam sehingga terjerumus ke dalam cara yang salah. Menyimpan dendam tidak memiliki manfaat yang baik. Sebaliknya, menyimpan dendam hanya akan membuat kita kehilangan banyak kesempatan untuk menikmati anugerah yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

 

Baca juga: Sakit Hati Karena Ucapan dan Perlakuan Keluarga Sendiri, Selesaikan dengan Cara Tepat Ini…

 

Lantas, berapa lama waktu yang dibutuhkan seseorang agar dapat terlepas dari sakit hati?

Salah satu tokoh Alkitab pernah sangat-sangat disakiti oleh saudara kandungnya. Yusuf, anak Yakub dijual oleh saudara-saudaranya untuk dijadikan budan di tanah Mesir. Hal ini dikarenakan mereka merasa iri dengan Yusuf yang lebih disayang oleh ayah mereka.

Karena perbuatan saudara-saudaranya ini, Yusuf bisa saja merasa sakit hati dan menyimpan dendam kepada mereka semua. Namun, Alkitab menjelaskan bahwa Yusuf tidak memendam dedam sama sekali kepada saudara-saudaranya. Meskipun telah dikhianati dan disakiti, Yusuf memberikan respon hati yang benar.

Yusuf percaya bahwa Tuhan berkuasa. Tuhan dapat mengubah sesuatu yang buruk menjadi baik. Hal ini pun terbukti. Ketika Yusuf dibuang ke tanah Mesir, ia justru menjadi penguasa di tanah tersebut.

Tuhan sangat mengasihi Anda dan saya. Dia ingin membebaskan kita dari dendam yang selama ini kita simpan.

 

Tahukah Anda bahwa dendam adalah cara kerja Iblis?

Iblis menaruhkan dendam ke dalam pikiran dan jiwa kita sehingga kita terseret ke dalam penderitaan dan kesengsaraan. Sedangkan Tuhan datang kepada kita kerana Dia mengasihi kita.

Yesus menebus kita dengan disiksa dan disalibkan. Namun demikian, pada masa kesakitannya, Yesus tetap mengucapkan kata-kata yang penuh kasih. Yesus tidak menyimpan dendam kepada orang-orang yang menganiaya diri-Nya. Bahkan Yesus justru meminta Bapa untuk mengampuni setiap orang yang menganiaya Dia. Perkataan-Nya itu tercatat dalam Lukas 23: 34 “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Yesus datang ke dunia untuk memberikan kasih-Nya kepada seluruh umat manusia. Dengan kasih-Nya ini, Dia dapat menyembuhkan setiap hati yang terluka.

 

Baca juga: Ketika Dituduh yang Tidak Benar, Inilah Respon yang Menyenangkan Hati Tuhan!

 

Dendam dapat menghancurkan, namun kasih Yesus memberikan kehidupan.

Melepaskan dendam memang tidak mudah. Namun, dengan bantuan Tuhan, Anda pasti bisa melakukannya.

Jika Aamu membutuhkan teman untuk mencurahkan isi hati atau membutuhkan dukungan doa, Sahabat 24 siap menolong Anda. Hubungi Sahabat 24 di: 0822-1500-2424 http://bit.ly/inginKonseling. Sahabat 24 akan menemani hingga Anda pulih.

 

Efesus 4: 31-32

“Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”

 

Tonton juga: [VIDEO] #KataAlkitab: Respon Yusuf Ketika Dikhianati Ini Menyenangkan Hati Tuhan

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami