Dalam Sehat dan Kaya Justru Harus Lebih Banyak Bersyukur

Dalam Sehat dan Kaya Justru Harus Lebih Banyak Bersyukur

Lori Official Writer
      922

Mazmur 30: 2

TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 98; Lukas 10; Yosua 7-8

Presiden ke-6 Amerika Serikat, Benjamin Franklin pernah bilang, “Tidur lebih awal, bangun lebih awal membuat manusia sehat, kaya dan bijak.”

Ungkapan ini sendiri ada benarnya. Walaupun kita perlu meneliti kembali kaitan antara kebiasaan tidur dengan kehidupan yang lebih baik. Meski begitu, kita bisa menggarisbawahi tiga poin utama yang hendak disampaikan Franklin lewat ungkapan ini yaitu Kesehatan, kekayaan dan kebijaksanaan.

Tiga poin ini sendiri banyak dibahas di dalam Alkitab. Daud, misalnya, pernah bilang, “TUHAN, Allahku, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan Engkau telah menyembuhkan aku.”  (Mazmur 30: 2)

Kita mungkin gak tahu pasti penyakit apa yang dialami oleh Daud waktu itu. Tapi kelihatannya kondisinya cukup serius sampai-sampai dia berteriak ke Tuhan. Katanya, “TUHAN, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.” (Mazmur 30: 3)

Banyak orang disadarkan secara rohani waktu kondisi kesehatannya menurun atau waktu mulai merasa sakit. Kesembuhan tubuh memang akan membawa pembersihan jiwa. Daud sendiri bersyukur kepada Tuhan karena diizinkan menanggung rasa sakit itu. 

Sebagian orang mungkin akan merengek ke Tuhan waktu tubuhnya tak lagi berdaya. Tapi hanya sedikit diantaranya yang bersyukur waktu Tuhan memberikan kesembuhan. Ya, kita lupa bersyukur dan hanya mau menerima kondisi sehat saja.

Tentu saja, jadi sehat itu sangat berharga. Karena dalam kondisi sehat, kita bisa melakukan apapun yang kita inginkan. Apalagi kalau kita masih tetap dalam kondisi sehat bahkan di tengah pandemi virus maupun insiden tak terduga lainnya. Pastinya kita patut bersyukur kepada Tuhan untuk kondisi ini. 

Kesehatan itu memang penting. Jadi, semakin kita sehat, harusnya kita semakin bergantung kepada Tuhan. Jangan sampai kita lupa untuk bersyukur dan semakin sedikit meminta perlindungan dan penyertaan dari Tuhan.

Sama halnya dengan kesehatan, begitu juga dengan kekayaan. Daud memang sempat drop, tapi dia justru mengucap syukur atas kondisi tersebut. Dan bahkan dia mengakui jika kesehatan dan kekayaan adalah dua hal yang saling terkait. 

Katanya, “Dalam kesenanganku aku berkata: "Aku takkan goyah untuk selama-lamanya!"  TUHAN, oleh karena Engkau berkenan, Engkau telah menempatkan aku di atas gunung yang kokoh; ketika Engkau menyembunyikan wajah-Mu, aku terkejut.” (Mazmur 30: 6-7)

Sama seperti saat sehat, Daud sadar kalau saat dalam bergelimpang harta kita juga bisa lupa diri dan gak bergantung lagi sama Tuhan.

Karena itu dia menekankan kalau penyakit bisa menghancurkan hidup kita, begitu juga dengan kekayaan. Hanya waktu Tuhan memulihkan kesehatan dan kekayaan kita yang hilang, maka kita harusnya menyikapinya dengan pujian dan ucapan syukur. 

Jadi bertepatan di Hari Kesehatan Sedunia ini, mari merenungkan ucapan ini: “Tidur lebih awal, tapi bangunlah dengan hati yang penuh ucapan syukur.”

 

Hak cipta Stuart Briscoe, disadur dari Crosswalk.com

 


Kamu diberkati dengan renungan harian kami? Mari dukung kami untuk terus menghasilkan konten-konten terbaik di website ini dengan menjadi mitra Jawaban.com.

Buat kamu yang tergerak untuk bergabung yuk. 

DAFTAR DI SINI

Ikuti Kami