Kok Orang Kristen Takut Sama Vaksinasi Covid-19?

Kok Orang Kristen Takut Sama Vaksinasi Covid-19?

Lori Official Writer
395

Sebagai umat Tuhan kita berharap Pandemi Covid 19 segera berlalu. Covid 19 telah banyak merenggut nyawa manusia. Bukan hanya merenggut nyawa manusia namun juga merebut pekerjaan, usaha, pendidikan, sosial dan banyak hal lain yang akhirnya terkena dampak virus covid 19. 

Pemerintah berusaha melakukan banyak hal untuk menanggulangi masalah tersebut. Mulai dari penyediaan rumah sakit rujukan Covid, penerapan PSBB, pemberian bantuan sembako, uang dan banyak hal lagi. Setelah ditemukannya vaksin untuk virus Corona pemerintah langsung gerak cepat melakukan vaksinasi di berbagai daerah dengan prioritas yang sudah ditentukan. Sampai 21 maret 2021 menurut data Komite penanggulangan Covid 19  tercatat  5.533.379 orang yang sudah divaksinasi ke 1 dan 2.301.978 vaksinasi ke 2.

Namun masih banyak orang ketakutan di vaksin karena banyaknya isu yang beredar di masyarakat tentang vaksin. Padahal pemberian vaksin COVID-19 merupakan cara yang paling tepat untuk memutus mata rantai penularan virus ini. Fakta yang sudah dinyatakan kementerian kesehatan Indonesia bahwa vaksin Covid-19 aman dan halal , hal ini mematahkan isu bahwa vaksin COVID-19 buatan Sinovac mengandung sel vero yang dikabarkan tidak halal, perlu diketahui bahwa vaksin yang digunakan di Indonesia  dipastikan sudah lulus uji klinis dan evaluasi dari BPOM terlebih dahulu.

 

Baca juga: Syarat dan Cara Mengecek Penerimaan Vaksin Covid-19

 

Isu Vaksinasi & Nubuatan 666 di Kitab Wahyu

Di kalangan orang Kristen juga beredar isu bahwa Vaksin covid 19 itu chip angka 666 yang dinubuatkan dalam kitab Wahyu.

Wahyu 13:17-18; 14:9, Dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam. Seorang malaikat ketiga menyusul dua malaikat itu, sambil berseru dengan suara yang keras, "Orang yang memuja binatang itu dengan patungnya, dan mempunyai tanda binatang itu pada dahi atau tangannya.

Hal ini muncul karena adanya salah pengertian mengenai teknologi track & trace yang digunakan pada pendistribusian vaksin. Berdasarkan artikel dari Tempo.co berjudul "Bio Farma Siapkan Teknologi Cegah Penimbunan dan Pemalsuan Vaksin Covid-19" yang tayang 2 Desember 2020 mengatakan Bio Farma bekerja sama dengan PT Telkom mengembangkan infrastruktur digital layanan vaksinasi Covid-19. Salah satunya dengan penggunaan teknologi track and trace berupa 2D barcode pada kemasan vaksin Covid-19 yang dilakukan saat proses pengemasan produk vaksin.

Aplikasi teknologi tersebut untuk memastikan produk vaksin yang digunakan asli, sekaligus mengendalikan stoknya. Selain juga menampilkan informasi detail tanggal kadaluarsa, nomor batch, dan nomor serial produk ketika barcode dipindai bagi pengguna. Pemasangan teknologi track and trace, dalam bentuk barcode yang dapat dipindai, dipasang pada kemasan primer (vial), sekunder (dus kemasan) maupun tersier hingga truk pengantar. Infrastruktur digital tersebut juga dikembangkan untuk mengawasi vaksin saat proses distribusi. Salah satunya dengan menyematkan Freeze Tag, untuk memastikan suhu vaksin tetap berada antara 2-8 derajat Celcius saat proses pengiriman berlangsung.

 

Baca Halaman Berikutnya -->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami