Syarat dan Cara Mengecek Penerimaan Vaksin Covid-19

Syarat dan Cara Mengecek Penerimaan Vaksin Covid-19

Claudia Jessica Official Writer
580

Seperti yang diketahui bahwa vaksin akan diberikan gratis kepada semua masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Negara pada tanggal 16 Desember 2020 lalu.

Vaksin yang akan diberikan ini tidak memiliki persyaratan apapun, termasuk jika kamu tidak memiliki Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan. Adapun untuk melakukan pengecekan pengecekan penerima vaksin covid-19 dapat dilakukan melalui dua cara.

Cara pertama:

1. Bagi para nakes yang merupakan kelompok prioritas pemberian vaksin akan menerima SMS Blast dari ID pengirim: PEDULI COVID untuk melakukan regristrasi.

2. Lakukan registrasi ulang melalui SMS ke 1199 atau UMB *119# atau melalui Babinsa/Babinkamtibnas setempat.

3. Penerima vaksin akan menerima tiket elektronik sebagai undangan yang telah terverifikasi dari Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19.

4. Pengingat jadwal layanan akan dikirim oleh sistem via SMS atau aplikasi Pedulilindungi kepada penerima vaksin covid-19.


Baca juga: Infografis Jadwal Vaksinasi Covid-19


Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah nama NIK masuk sebagai penerima vaksin tahap pertama, dapat melakukan pengecekan melalui situs https://pedulilindungi.id/

Caranya:

1. Buka situs https://pedulilindungi.id/

2. Masukkan data yang diminta seperti nama lengkap dan nomor NIK sesuai dengan KTP serta masukan kode yang tertera di layar apabila diminta, dan klik selanjutnya.

3. Layar akan menunjukan hasil apakah kamu sudah terdaftar atau belum.

4. Jika NIK kamu belum terdaftar NAMUN kamu mendapatkan sms blast atau kamu merupakan anggota Tenaga Kesehatann (NAKES), segera kirimkan data:

NAMA, NIK, ALAMAT, NO HP, TIPE NAKES dan SURAT KETERANGAN dari Kepala FASYANKES melalui email [email protected]

Dikutip Tirto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap supaya 70% masyarakat Indonesia mau mengikuti program vaksinasi covid-19 agar tercipta kekebalan komunitas (herd immunity).

"Jadi seluruh 70 persen dari umat manusia di dunia harus bisa divaksinasi agar tujuan itu tercapai. Partisipasi dari teman-teman, dari seluruh rakyat Indonesia akan sangat menentukan keberhasilan program ini," kata Budi Gunadi di kompleks Istana Negara Jakarta, Rabu.


Baca juga: Ikuti Jejaknya, Paus Fransiskus Mau Semua Orang Dapatkan Vaksin Karena Alasan Ini…

Sumber : tirto.id | berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami