Gulungan Kitab dan Mumi Ditemukan di Laut Mati, Yudea Dalam Operasi Arkeologi Menantang
Sumber: Jawaban.com

News / 19 March 2021

Kalangan Sendiri

Gulungan Kitab dan Mumi Ditemukan di Laut Mati, Yudea Dalam Operasi Arkeologi Menantang

Puji Astuti Official Writer
2916

Penemuan Mumi Berusia 6000 Tahun dan Keranjang Berusia 10.000 Tahun

Arkeolog juga menemukan tumpukan koin dari masa pemberontakan Bar Kokhba Yahudi; kerangka anak berusia 6.000 tahun yang sebagian mumi dan keranjang berusia lebih dari 10.000 tahun yang terawat baik, yang mungkin merupakan keranjang utuh tertua di dunia.

Saat ini sekitar 80 kilometer (hampir 50 mil) dari gua telah disurvei  menggunakan drone, teknik rappelling dan peralatan mendaki gunung, kata IAA. Penggalian arkeologi dilakukan di gua-gua tertentu termasuk aspek zoologi dan biologi.

Lusinan pemuda dan pemudi bergabung dalam program pra-militer berpartisipasi dalam penggalian arkeologi tersebut.

Gulungan Pertama Ditemukan di Laut Mati 70 Tahun Lalu

Gulungan Laut Mati, yang pertama kali ditemukan lebih dari 70 tahun yang lalu, adalah salinan Alkitab yang tertua. Kondisi iklim di dalam gua mengawetkan benda-benda kuno dan berharga. Karena itu, mereka selalu menjadi sasaran para penjarah.

Sejak akhir 1940-an, mereka menyadari "peninggalan warisan budaya dari populasi kuno Tanah Israel dengan penemuan pertama Gulungan Laut Mati," ungkap Hananya Hizmi, Kepala Staf Departemen Arkeologi Administrasi Sipil di Yudea dan Samaria, dalam sebuah pernyataan.

“Sekarang, dalam operasi nasional ini, yang melanjutkan pekerjaan proyek sebelumnya, penemuan dan bukti baru telah ditemukan dan digali yang menjelaskan lebih banyak tentang periode dan budaya yang berbeda di wilayah tersebut,” tambah Hizmi.

Wilayah Israel, menjadi saksi sejarah bagaimana Tuhan berkarya selama ribuan tahun di Tanah Suci tersebut. Para nabi dan bahkan Yesus Kristus, Sang Mesias menjejakkan kaki di wilayah itu dan memberitakan kabar keselamatan kepada bangsa Israel dan bangsa-bangsa di sekitarnya. Penemuan kitab-kitab dan bukti arkeologi di daerah Laut Mati ini menjadi bukti penting tentang apa yang ditulis di Alkitab, bukan hanya bagi bangsa Israel yang adalah penganut Yahudi namun juga untuk umat Kristen.

Sumber : CBN.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami