Benarkah Saham Adalah Judi?

Benarkah Saham Adalah Judi?

Claudia Jessica Official Writer
539

Banyak orang mengatakan investasi saham sama dengan berjudi lantaran keuntungan yang ditawarkan dapat berlipat ganda, demikian pula dengan kerugiannya. Benarkan saham sama dengan judi?

Jika kamu lebih suka menonton, simak penjelasannya DI SINI.

Ken Hendersen, seorang Qualified Wealth Planner dan Founder dari Gatrich akan menjawab pertanyaan ini.

Judi dan investasi adalah dua hal yang berbeda. Berbeda dengan judi yang hanya ‘memperkirakan’ sesuatu, investasi perlu melakukan analisa seperti membaca data, laporan keuangan perusahaan tersebut, dan masih banyak lagi.

Untuk melakukan investasi, para investor harus memiliki kepercayaan kepada perusahaan yang dituju terlebih dahulu. Bagaimana cara investor dapat percaya kepada suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk berinvestasi?

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih tempat untuk berinvestasi, kita perlu memperhatikan kompetitor perusahaan tersebut, laba perusahaan, serta manajemen yang bagus atau tidak.

Dalam Amsal 21: 5, Firman Tuhan mengatakan, “Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.”

Rancangan artinya ada langkah-langkah yang harus dilakukan dan dipikirkan sebelum melakukan dan memutuskan sesuatu. Itulah yang pada akhirnya mendatangkan kelimpahan. Artinya ada begitu banyak proses yang diperlukan, bukan mendatangkan kelimpahan secara instan.

 


Baca juga: Begini Strategi Jitu Pilih Investasi Saham Paling Menguntungkan


 

Sebelum melakukan investasi, kita perlu melakukan perencanaan. Selain analisa, diagnosis, dan rajin, kita juga memerlukan kesabaran untuk mengikuti setiap prosesnya hingga akhirnya mendatangkan hasil dari apa yang kita kerjakan.

Sedangkan orang yang tergesa-gesa, hanya akan mengalami kekurangan. Kekurangan yang dimaksud tidak hanya berbicara mengenai kemiskinan, tapi juga perasaan tidak puas dan hawa nafsu membawa kita kepada keputusan yang tergesa-gesa.

Oleh karena itu sebelum melakukan investasi, kita membutuhkan tujuan atau goals yang harus ditetapkan sehingga investasi menjadi jelas. Jadi, dalam berinvestasi kita tidak boleh berspekulasi.

Ken juga mengatakan bahwa kerajinan sangat diperlukan dalam berinvestasi untuk belajar dan mempelajari data suatu perusahaan.

Amsal 21: 5 versi Firman Allah Yang Hidup (FAYH) mengatakan, “Ketekunan mendatangkan kekayaan; spekulasi yang tergesa-gesa menyebabkan kemiskinan.”

Ken memberikan peringatan untuk berhati-hati karena banyak sekali orang yang ingin menjadi kaya secara instan sehingga seringkali terjebak dalam saham gorengan. Maka dari itu, jangan membeli saham hanya untuk ikut-ikutan orang lain. Belajar untuk menganalisa adalah modal utama yang diperlukan bagi para calon investor.

Jadi, apakah investasi sama dengan berjudi?


Baca juga:

Jebakan Investasi Bodong

Webinar Memulai Investasi Saham Dengan Mudah Sesuai Firman Tuhan Bersama Juhono Sudirgo

 

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami