Saksikan Matahari Terbit dari Luar Angkasa Astronot NASA Kutip Mazmur 30

Saksikan Matahari Terbit dari Luar Angkasa Astronot NASA Kutip Mazmur 30

Claudia Jessica Official Writer
546

Seorang astronot NASA di Stasiun Luar Angkasa Internasional mengatakan bahwa matahari terbit yang ia saksikan dari ruang angkasa membuatnya ingat pada Kitab Mazmur.

Salah satu dari tujuh kru Ekspedisi 64 stasiun luar angkasa, Vitor Glover mengunggah dua gambar dari matahari yang bersinar tepat di atas cakrawala bumi.

“Hari ini, saya menyukai matahari terbit dan terbenam,” tulis Glover pada akun Instagram dan Twitternya. “Bisakah kamu melihat pita warna? Merekan mengingatkanku pada ayat di Mazmur 30 ‘sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.’ Tampaknya paling gelap sebelum matahari terbit. I wish you all love and light. Selamat malam dari @Space_Station” cuitnya di akun Twitter.

Glover sendiri pernah menjadi berita utama ketika dirinya dipastikan menjadi bagian dari awak yang akan meluncurkan roket SpaceX ke stasiun luar angkasa, yang merupakan misi NASA/SpaceX berawak kedua dalam sejarah.

Ia adalah astronot kulit hitam pertama yang tinggal di stasiun luar angkasa untuk waktu yang lama. Dia adalah pilot dan orang kedua di SpaceX Crew Dragon, bernama Resilience.


Baca juga: Mungkinkah Vaksinasi Bisa Pulihkan Ekonomi Indonesia di Tahun 2021?


Pada saat pertama kali pergi ke luar angkasa, Glover membawa Alkitab dan cangkir komuni. Dia adalah anggota dari jemaat Houston, Texas, Church of Christ, di mana a mengajarkan kelas Alkitab.

“Aku mungkin akan terus melakukan apa yang telah kami lakukan sebelumnya: pelayanan virtual, pemberian virtual, membaca Alkitab dan berdoa,” kata Glover pada Christian Chronicle tahun lalu tentang ibadahnya di ruang angkasa.

Glover mengatakan misi NASA dan bahaya yang menyertainya telah membantunya menempatkan hidupnya dalam perspektif. Ia dan istrinya, Dionna, memiliki empat orang anak.

“Ini benar-benar membantu saya untuk fokus pada apa yang benar-benar penting. Apa yang sebenarnya harus saya lakukan sekarang? Dan saya menyadari betapa pentingnya untuk benar-benar memastikan bahwa keluarga saya tidak hanya siap untuk misi ini, tetapi siap untuk hidup,” katanya kepada Christian Chronicle.

“Itulah tugas orang tua, memahami apa peran Tuhan dalam hidup saya, dan otoritas Tuhan dan ketundukan saya untuk itu, dan cinta dan dukungan serta dorongan yang dapat menciptakan dalam hidup saya,” tutupnya.

Seperti Glover mencintai Tuhan, dan mengandalkan Tuhan dalam kehidupan dan pekerjaannya, demikian kita juga perlu melakukan hal yang sama.

Sumber : christianheadlines.com
Halaman :
1

Ikuti Kami