Ibadah Itu Cerminan Gaya Hidup Orang Percaya

Ibadah Itu Cerminan Gaya Hidup Orang Percaya

Lori Official Writer
      866

Mazmur 22: 3

Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.


Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 27; Matius 27; Yesaya 7-8

Ibadah bukan sekadar acara atau tempat. Tapi ibadah adalah sebuah orientasi. Tepatnya adalah gaya hidup. Sebuah hasil dari keputusan yang kita buat, keputusan yang meninggikan Tuhan di atas segalanya. Ibadah merupakan cara berpikir.

Kita tiba pada titik di mana kita menyadari dan mengakui kalau Tuhan benar-benar hebat dan layak menerima semua pujian.

Salah satu manfaat penting dari ibadah adalah saat kita mendekat kepada Tuhan, Dia akan mendekat kepada kita. Inilah sebabnya ibadah sangat penting dalam hidup orang percaya. Kalau kita tidak menyembah Tuhan secara teratur, kita gak akan merasakan keintiman bersama Dia dan kita tidak akan tahu kemana harus pergi saat masalah muncul.

Kita tidak akan mengalami sukacita hidup yang bebas karena kita gak akan selaras dengan Roh-Nya. Sebaliknya, kita harus belajar bagaimana berjalan setiap hari dalam terang anugerah-Nya dan kasihNya yang tanpa syarat.

Bangsa Israel belajar tentang pentingnya ibadah di padang belantara. Mereka dipersiapkan oleh Tuhan untuk memasuki Tanah Perjanjian. Mereka membawa mezbah Tuhan bersama mereka.

Waktu mereka berhenti untuk berkemah, hal pertama yang mereka lakukan adalah mendirikan bait Allah dan tenda di sekitarnya. Mereka tidak berkata apa-apa tentang perlunya menunggu sampai hari Sabat untuk beribadah. Mereka sadar betapa pentingnya menyembah Dia sebagai pemilik kehidupan mereka.

Apakah kita punya pemikiran yang sama tentang ibadah? Apakah kita pergi ke gereja setiap hari Minggu dengan hati yang bersyukur, ingin bernyanyi dan memuji Tuhan karena kebaikan-Nya? Atau apakah kita salah satu dari orang yang hilang yang jarang sekali menyembah Tuhan?

Tuhan rindu bersekutu dengan kita. Dia sedih saat kita memilih untuk mengabaikan-Nya. Bukan karena Dia membutuhkan kita, tapi karena kitalah yang membutuhkan Dia.

Satu-satunya tempat di mana kamu bisa belajar paling banyak tentang kasih dan perhatian Allah yang tidak terbatas kepada kita adalah melalui waktu penyembahan. Kita tidak harus mengenakan pakaian terbaik kita untuk menyembah Dia. Dia hanya mau kita datang dan beribadah dengan hati yang tulus bersama Dia.


Hak cipta Dr. Tony Evans, disadur dari Crosswalk.com

Ikuti Kami