5 Fakta Tersembunyi dari Kota Kelahiran Yesus Betlehem

5 Fakta Tersembunyi dari Kota Kelahiran Yesus Betlehem

Lori Official Writer
754

Betlehem banyak sekali disebut dalam lagu-lagu Natal dan bahkan saat pertunjukan drama kelahiran Yesus sendiri. 

Kepopulerannya memang muncul dari sejarah kota kecil ini. 

Seperti tercatat dalam sejarahnya, Betlehem bahkan sudah punya sejarah panjang sebelum dikenal sebagai kota kelahiran Yesus.

Selain karena tercatat dalam Alkitab, para arkeologi menemukan ada banyak bukti yang mendukung klaim bahwa Yesus benar-benar lahir di sana. 

Ada 5 fakta menarik yang bisa kita pelajari dari kota mungil Betlehem.

1. Kota pengungsian

Bethelehem terletak sangat dengan dengan Laut Mati. Ada rute naik dari Laut Mati di daerah itu yaitu Ain Sakhri. 

Lokasinya yang strategis inilah yang membuat kota Betlehem sebagai rumah persinggahan bagi para pendatang. 

Di awal abad ke-20, kota ini menjadi rumah bari orang Armenia dan Suriah yang berusaha menyelamatkan diri dari bencana yang kemudian melahirkan negara Turki. Lalu pada tahun 1948, kota ini menjadi rumah bagi orang-orang Palestina yang melarikan diri dari pembentukan negara Israel. Karena itulah, kota ini banyak dijuluki sebagai rumah perlindungan bagi para pengungsi.

2. Betlehem adalah kota air terbaik

Betlehem adalah kota penyuplai bagi sebagian besar desa di sekitarnya. Itu sebabnya Alkitab menyebut bahwa kota kelahiran Yesus ini sebagai kota sumber air terbaik. 

Dalam sejarahnya, Bethlehem membangun tiga waduk raksasa penampungan airnya sekitar 2300 tahun yang lalu. Waduk ini disebut juga dengan Kolam Salomo, yang hingga saat ini masih ada di sana.

3. Betlehem dikenal sangat subur

Tak banyak yang tahu, rupanya Betlehem menjadi salah satu daerah paling subur di wilayah Israel. Di kota inilah almond dan pohon zaitun tumbuh subur. Kondisi ini didukung oleh lokasinya yang dekat dengan sumber mata air. 

 

Baca Juga: Betlehem, Kota Kecil Yang Istimewa

 

4. Betlehem jadi kota Kristen terbesar di Yerusalem

Santa Helena adalah wanita yang membawa pengaruh kekristenan di Bethlehem. Sejarah kota kelahiran Yesus ini dijadikan oleh Santa Helena sebagai pintu untuk menjadikan Betlehem sebagai pusat ziarah bagi orang Kristen dari berbagai tempat.

Dia pertama kali membangun gereja di saja setelah melakukan perjalanan ke wilayah Eropa seperti Turki, Timur Tengah sampai akhirnya kembali ke Yerusalem dan Bethlehem.

Gereja yang dibangun di sana tidak seperti gereja lainnya. Santa Helena memilih untuk menggali gua kecil tempat Yesus lahir, memasang atap di atasnya dan membangun balkon di sekitarnya. 

Bagi yang belum tahu, Santa Helena adalah orang pertama yang membangun kota kecil Betlehem menjadi kota peziarah seperti sekarang ini. 

 

Baca Juga: Kisah Anak Pemilik Penginapan di Betlehem

 

5. Betlehem jadi wilayah sengketa Israel-Palestina

Alasan Israel dan Palestina bersitegang untuk mendapatkan wilayah ini tidak lepas dari kekayaan sumber airnya. Perjuangan kedua negara ini untuk mendapatkan kekuasaan atas Betlehem cukup sengit. Pada tahun 1967, Israel berhasil mengambil alih stasiun pompa di dekat Kfar Etzion, yang saat ini difungsikan untuk mengalirkan air ke kota Hebron dan Betlehem. 

Mungkin selama ini kita mengenal Betlehem sebagai kota kelahiran sang Juruslamat, atau sebagai kota Daud (Lukas 2: 4, 11), atau tempat pertama kali nubuatan kelahiran Yesus disampaikan (Mikha 5: 2), atau sebagai tempat dimana orang Majus dituntun oleh bintang terang (Matius 2: 1-11). Dan julukan-julukan ini pada akhirnya menjadikan Betlehem sebagai kota yang mendapat tempat istimewa bagi Israel dan juga orang-orang Kristen.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami