Bikin Natal 2020 Ini Dipenuhi Dengan Sukacita Pakai 3 Cara Ini

Bikin Natal 2020 Ini Dipenuhi Dengan Sukacita Pakai 3 Cara Ini

Claudia Jessica Official Writer
653

Natal adalah musim yang penuh dengan kegembiraan karena Juruselamat umat manusia lahir ke dunia. Malaikat bahkan mengumumkan kelahiran Kristus dengan memuji Tuhan dan berkata, “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi” (Lukas 2: 13-14).

Para gembala yang bertemu dengan bayi Yesus pun kembali. Mereka memuji dan memuliakan Tuhan karena apa yang mereka lihat benar seperti apa yang telah mereka dengar sebelumnya (ayat 20).

Bagaimana kita bisa memiliki dan berbagi sukacita Yesus di musim ini saat merayakan kelahirannya?

Jawabannya adalah, jangan menunggu dunia lebih bersukacita! Ketika pandemi berakhir, masih ada ketakutan dan ancaman lain yang akan terjadi.

Di tengah kondisi dunia yang dilanda oleh pandemi saat ini, ada begitu banyak berita baik yang terjadi.

Seorang pasien leukemia berusia 10 tahun telah mendesain kaos untuk mengumpulkan bagi keluarga yang terkena dampak dari kanker anak. Desainnya cukup sederhana dengan kata-kata, “Kuat dan berani,” yang diambil dari Yosua 1: 9.


Baca juga: 15 Gambar dan Ucapan Natal Lengkap dengan Ayat Alkitab


Sebuah klub malah yang ditutup di Lausanne, Swiss kiini berubah menjadi pusat donor darah sementara.

Presentase warga Korea Utara yang mempercayai Kristus semakin meningkat setiap tahun.

Aplikasi YouVersion Bible kini telah tersedia dalam 1,500 bahasa.

Franklin Graham mengatakan ada 1,3 juta orang membuat komitmen kepada Kristus melalui pelayanan online pada tahun 2019. Tahun ini, jumlahnya meningkat menjadi 1,7 juta orang.

Lihat? Ada begitu banyak kabar baik yang masih terus terjadi.

Carilah sukacita, daripada kebahagiaan yang hanya didasarkan pada sesuatu yang terjadi.

3 Langkah menuju sukacita

Pertama, identifikasi sumber sukacita sejati

Yesus berbicara tentang “sukacitaku” yang akan menjadi milik kita (Yohanes 17: 13).

Nabi Zefanya meyakinkan kita bahwa Tuhan akan “bergirang karena engkau dengan sukacita” (Zefanya 3: 17).

Daud bersaksi, “di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah” (Mazmur 16: 11).

Tuhan kita adalah Allah sukactia.

Kedua, puas dengan sukacita Tuhan

Kita bisa “bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan” (Filipi 4: 4) karena Tuhan adalah sumber sukacita kita. Seperti yag dicatat oleh Craig Denison, “Kita tidak dilahirkan untuk memikul beban yang bisa mencuri sukacita kita dan menjauhkan kita dari hidup berkelimpahan yang akan diberikan Yesus kepada kita.”

Jika kamu tidak merasakan sukacita hari ini, itu bukan kesalahan Tuhan.


Baca juga: Biar Natal Anak di Rumah Tetap Fun, Yuk Bikin 5 Permainan Ini!


Ketiga, tunduk pada Roh yang menghasilkan sukacita

Firman Tuhan memerintahkan kita untuk “dipenuhi” dan dikendalikan oleh Roh Kudus setiap hari (Efesus 5: 18). Ketika kita membuat pilihan ini, salah satu buah Roh yang akan menghampiri kita ialah sukacita (Galatia 5: 22).

Jika kamu memiliki sukacita Tuhan, itu karena kamu dipenuhi dengan Roh-Nya. Jika kamu tidak memiliki sukacita, itu karena kamu tidak dipenuhi dengan Roh-Nya.

 

Buat natalmu jadi lebih bermakna dengan memberikan kado bagi banyak orang bersama kami melalui gerakan #BeraniBergerak jadi berkat bagi sesama! Klik DI SINI jika kamu ingin bergabung ya!

 

Sumber : crosswalk.com

Ikuti Kami