5 Cara Biar Ayah Tetap Dekat Dengan Anak Perempuan yang Sudah Beranjak Remaja

5 Cara Biar Ayah Tetap Dekat Dengan Anak Perempuan yang Sudah Beranjak Remaja

Lori Official Writer
204

Ketika masih belia, kebanyakan diantara anak perempuan pasti punya kenangan menyenangkan bersama ayah. Tanpa canggung, seorang ayah akan merangkul putri mungilnya, bermain bersama, tertawa dan saling mengejar. Saat masih kecil, hubungan akrab dan hangat semacam inilah yang terbentuk antara ayah dan anak perempuannya.

Tapi seiring pertumbuhan anak perempuan beranjak remaja, hubungan dekat tersebut perlahan berkurang. Baik anak perempuan dan seorang ayah mulai merasa canggung untuk bertingkah akrab dan dekat. 

Bukan saja karena perubahan fisik saat memasuki masa pubertas dan juga pola pikir yang berkembang, tapi ternyata anak perempuan lebih menjaga jarak dari sosok ayah karena perbedaan jenis kelamin. Apalagi di masa remaja, anak perempuan sudah mulai merasakan jatuh cinta kepada lawan jenisnya.

Perubahan ini tentu saja normal secara biologis. Tetapi setiap ayah pastinya punya kerinduan untuk selalu dekat dengan anak-anaknya. Apalagi masa remaja adalah masa dimana anak perempuan sangat membutuhkan figur seorang ayah teladan yang mengajarkan mereka tentang gambaran seorang pria yang kuat, seorang pelindung, penyayang dan penuh kasih. Dengan itu, mereka memiliki standar yang dibutuhkan dari lawan jenisnya.

Sebuah penelitian dari North American Journal of Psychology menemukan bahwa keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak perempuan sangat penting. Bagaimana cara ayah berinteraksi dan berkomunikasi sangat mempengaruhi pembentukan karakter anak, kepercayaan diri, kebiasaan sosial dan pergaulannya dengan lawan jenis.

Pentingnya kedekatan ayah dan anak perempuan ini harusnya mendorong setiap ayah untuk tidak segan membangun hubungan dekat dengan anak perempuan mereka yang sudah beranjak remaja.  Gimana caranya? Yuk lakukanlah 5 cara ini:

1. Jangan buat batasan

Saat anak perempuan remajamu mungkin mulai menarik diri dari kedekatan yang dulu sebagai ayah anak. Maka jangan lakukan hal serupa. 

Sekalipun anak seperti ingin menjauh, seorang ayah harus terus berjuang untuk mendekatkan diri. Mulailah dengan meluangkan waktu lebih banyak dengan anak remaja perempuanmu. Anggap dia tetap sebagai putri kecilmu yang harus diperlakukan dengan penuh kasih sayang.

2. Bagikan tantangan dunia remaja

Berbagi pengalaman masa remaja kepada anak remaja perempuan akan membuatnya mengenal ayah lebih dekat.

Seorang ayah yang terbuka dan memahami dunia remaja juga akan membuat anak merasa bahwa ayahnya adalah orangtua yang sangat peduli atas dunia yang dia hadapi.

 

Baca Juga: Superyouth : Pengakuan Anak Remaja Yang Depresi Menghadapi Orangtuanya, Kok Bisa?

 

3. Berikan dukungan dan pujian

Masa trasisi antara masa anak-anak dan dewasa adalah masa dimana anak remaja membutuhkan dukungan penuh untuk menjadi versi terbaik mereka. 

Seorang ayah harus menjadi pendukung utama anak remaja perempuannya untuk menemukan apa yang sebenarnya mereka sedang cari. Jadi, pastikan untuk selalu hadir ketika anak remaja perempuanmu butuhkan. Misalnya, hadir dalam acara lomba yang dia ikuti, selalu mempunya jawaban atas setiap pertanyaannya serta selalu menjadi solusi atas dilema-dilema yang dihadapinya dalam pergaulan dengan teman dan lawan jenis.

4. Libatkan dalam hobi

Setiap ayah bertanggung jawab untuk memberikan teladan yang positif bagi anak-anaknya. Hal inilah yang ayah harus lakukan kepada anak remaja perempuannya. 

Jika kamu ingin melihat anak remajamu bertumbuh sebagai perempuan yang sehat dan berdampak, maka mulailah melibatkan dia dalam kegiatan-kegiatan positif. Misalnya, seorang ayah punya hobi mendaki gunung, maka libatkanlah remaja perempuanmu naik gunung, atau bersepeda, main bulu tangkis, jogging, berkebun, melukis dan lain sebagainya.

Cara ini bukan saja melatih remaja perempuanmu menjadi pribadi yang terampil. Tetapi momen yang kalian habis bersama bisa menjadi kesempatan untuk membangun ikatan yang lebih dekat.

5. Ekspresikan rasa sayangmu

Saat anak perempuan masih kecil, kebanyakan ayah tidak pernah berpikir dua kali untuk memeluk atau merangkul anak perempuannya. Tapi perubahan di masa remaja akan mulai membuat ayah merasa canggung mengekspresikan kasih sayangnya secara fisik. Walaupun tidak bisa sebebas saat dia masih kecil, seorang ayah perlu menunjukkan kasih sayangnya kepada anak perempuan dengan sentuhan fisik. Misalnya, tetap memberikan dia pelukan ketika dia akan pergi sekolah, mencium pipinya atau menepuk punggungnya ketika dia merasa lelah. 

Cara mengekspresikan kasih sayang seorang ayah kepada anak remaja perempuannya pasti akan berubah. Tapi sekecil apapun itu, dia akan sangat membutuhkannya sebagai bukti bahwa ayahnya selalu akan menjadi cinta pertama baginya.

Sebesar apapun perubahan yang dialami oleh anak perempuan ketika beranjak dewasa, jangan pernah menghilang dari dunianya. Sebaliknya, tetaplah menjadi seorang ayah yang selalu bisa diandalkan dalam segala hal. Kalau Tuhan saja mau tetap dekat dengan kita sekalipun kita berubah, setiap ayah juga pasti bisa melakukannya untuk anak perempuannya!

 

Anda butuh didoakan langsung? Klik link di bawah ini untuk terhubung dengan Tim doa kami: http://bit.ly/InginDidoakan.  Anda butuh konseling? Klik link di bawah ini untuk konseling: http://bit.ly/inginKonseling

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Ikuti Kami