#KataAlkitab: Boleh Gak Sih Orang Kristen Meditasi?

#KataAlkitab: Boleh Gak Sih Orang Kristen Meditasi?

Lori Official Writer
299

Untuk menjernihkan pikiran dan mencari relaksasi, banyak orang yang mulai melakukan meditasi. Salah satu meditasi yang paling banyak digemari dunia Timur zaman ini adalah yoga. Tak sedikit orang Kristen yang tertarik melakukan meditasi ini karena dianggap bermanfaat untuk kesehatan pikiran. 

Tentu saja cara meditasi dengan mengosongkan pikiran ini dan memusatkan diri ke alam sekitar bukanlah cara orang Kristen bermeditasi. 

Lalu apakah orang Kristen bisa melakukan meditasi dengan cara yang lain? Tentu saja ya! Perlu diketahui, istilah meditasi (meditate) dalam bahasa Indonesia disebut dengan proses merenung. 

Di Alkitab versi bahasa Inggris, istilah meditate diartikan sebagai:

- merenungkan Taurat (Yosua 1: 8; Mazmur 1: 2)

- merenungkan Tuhan (Mazmur 63: 7)

- merenungkan perbuatan Tuhan (Mazmur 77: 13)

- merenungkan titah Tuhan (Mazmur 119: 15, 78)

- merenungkan ketetapan Tuhan (Mazmur 119: 23, 48)

- merenungkan janji Tuhan (Mazmur 119: 148) dan,

- merenungkan pekerjaan Tuhan (Mazmur 143: 5)

Jadi, dalam istilah Kristen meditasi bukanlah tindakan mengosongkan diri, mencari ketenangan atau menjernihkan pikiran. Tetapi lebih kepada membangun relasi dengan Tuhan melalui firman-Nya. 

Bagaimana cara orang Kristen bermeditasi?

Menurut istilahnya, ada dua sebutan meditasi dalam bahasa Ibrani yaitu:

1. Hagah artinya menghela nafas atau bernafas, berbisik dan merenung.

2. Shiakh artinya memikirkan, merenungkan atau mengucapkannya berkali-kali dalam pikiran.

Jadi meditasi adalah sebuah tindakan membaca sesuatu atau menerima satu kalimat tertentu lalu mulai memikirkan dan menggali maknanya. Bagi orang Kristen sendiri, bermeditasi adalah merenungkan firman Tuhan selama waktu tertentu untuk menemukan makna atau pesan yang disampaikan-Nya.

Bermeditasi ala Kristen biasanya disebut dengan bersaat teduh. Di sini kita biasanya mengambil waktu sendiri membaca firman Tuhan dan merenungkannya secara mendalam dan berulang-ulang. 

 

Baca Juga: Ini Dia Cara Meditasi Yang Benar dan Alkitabiah

 

Ada tiga hal yang bisa dilakukan saat bermeditasi yaitu mengingat, memperkatakan dan merenungkan firman Tuhan. Hal ini sesuai dengan yang dilakukan oleh Asaf dalam Mazmur 77: 12-13 ketika dia sedang mencari Tuhan. 

“Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu.”

Asaf menyebutkan bahwa dia mulai mengingat-ingat perbuatan dan mujizat yang dilakukan Tuhan di masa lalu. Sehingga kepercayaannya akan kebenaran firman Tuhan, janji-janji-Nya dan juga kuasa-Nya yang besar kembali muncul. 

Setelah itu, dia mulai memperkatakan setiap kebaikan Tuhan tersebut, baik dengan mengucapkan dengan kata-kata maupun menyanyikannya dengan iringan musik. Barulah kemudian, Asaf merenungkan kembali kebenaran firman Tuhan tersebut di dalam pikiran dan hatinya. 

Hasil perenungan inilah yang berguna untuk menuntun seluruh tindakan dan respon kita atas semua hal yang kita hadapi setiap hari sesuai dengan kaca mata Tuhan. 

Jadi, mulailah bermeditasi dengan rutin membaca ayat Alkitab setiap hari. Kemudian renungkan dan gali lebih dalam tentang pesan apa yang Tuhan sampaikan lewat seluruh pasal tersebut. Setelah itu, terapkan pesan tersebut atas hidupmu sepanjang hari. 

“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” (Yosua 1: 8)

Jadi ketika sedang merenungkan dan mengingat pesan Tuhan, tanamlah pesan itu secara mendalam di pikiran dan hati kita. Karena pesan itu akan berguna untuk mendatangkan keberhasilan dan keuntungan dalam hidup kita.

Jika meditasi yang dilakukan dunia tujuannya hanya untuk menemukan kedamaian batin, maka meditasi yang kita lakukan bertujuan untuk membuat perbedaan yang besar dalam hidup kita. Bukan saja beruntung dalam hidup, tapi kita juga akan mengalami damai sejahtera yang tak terkira. 

Ambil waktumu hari ini untuk datang kepada Tuhan dan merenungkan firman-Nya. Perkatakanlah firman tersebut berulang-ulang dan biarkan Tuhan menyampaikan pesan yang ingin Dia sampaikan atas hidupmu.

 


 

Apakah Anda butuh didoakan langsung? Klik link di bawah ini untuk terhubung dengan Tim doa kami: http//bit.ly/InginDidoakan. Atau Anda butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling: http //bit.ly/inginKonseling.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami