Dipecat Dari Hillsong Church, Pendeta Carl Lentz Akui Lakukan Kesalahan Ini

Dipecat Dari Hillsong Church, Pendeta Carl Lentz Akui Lakukan Kesalahan Ini

Lori Official Writer
683

Pengumuman mengejutkan disampaikan oleh pendiri Gereja Hillsong Brian Houston pada Rabu, 4 November 2020 lalu. Lewat sebuah email, Houston menyampaikan keputusan pemecatan pemimpin Hillsong Church NYC Carl Lentz.

Dia menyebutkan bahwa pemecatan Lentz dilakukan karena sang pendeta melakukan ‘kesalahan kepemimpinan dan melanggar kepercayaan yang berhubungan dengan kegagalan moral’.

“Saya tahu ini akan mengejutkan Anda, tetapi ketahuilah bahwa tindakan ini tidak dianggap enteng dan dilakukan untuk kepentingan semua orang, termasuk Pendeta Carl. Harap dipahami bahwa tidak tepat bagi kami untuk menjelaskan secara detail tentang peristiwa yang menghasilkan keputusan ini. Bagaimanapun Anda bisa yakin bahwa keputusan ini dibuat untuk menghormati Tuhan dan secara pastoral untuk Anda, keluarga East Coast kita, Pendeta Carl dan keluarganya,” tulis Houston lewat email tersebut.

Terkait pemberitaan ini, Pendeta Carl Lentz, yang juga disebut pendeta selebriti karena kedekatannya dengan selebriti Hollywood seperti Justin dan Hailey Bieber, Selena Gomez, Kylie Jenner, Kevin Durant dan yang lain, akhirnya angkat suara. 

Dalam sebuah postingan Instagram, Lentz mengungkapkan kebenaran kabar yang sudah tersebar di  media.

“Selama bertahun-tahun saya tidak mengerjakan pekerjaan dengan baik untuk melindungi jiwa saya sendiri, mengisi kembali jiwa saya dan mendapatkan bantuan yang ada. Saat Anda memimpin keluar dari tempat kosong, Anda membuat pilihan yang memiliki konsekuensi yang nyata. Saya tidak setia dalam pernikahan saya, hubungan terpenting dalam hidup saya dan saya bertanggung jawab atas hal itu. Kegagalan ini karena saya, dan saya bertanggung jawab penuh atas tindakan saya,” ungkapnya.

Untuk menebus kesalahan tersebut, dia memutuskan untuk undur diri dari gereja yang dia besarkan selama hampir 20 tahun tersebut. 

“Saya sekarang memulai perjalanan untuk membangun kembali kepercayaan kepada istri saya, Laura dan anak-anak saya dan mengambil waktu untuk memulihkan kehidupan saya dan mencari pertolongan yang saya butuhkan. Saya benar-benar minta maaf karena telah menghancurkan kepercayaan banyak orang yang sudah kami layani dan saya memahami bahwa berita ini terdengar sulit dan membingungkan bagi banyak orang,” ungkapnya.

Dia juga mengakui bahwa memimpin Hillsong Church NYC adalah masa-masa yang menakjubkan dan menjadi suatu kehormatan karena diberikan kepercayaan untuk melakukannya. Kepada Brian dan Bobbie Houston, selalu pemimpin tertinggi gereja tersebut, Lentz mengucapkan terima kasih terbesarnya.

“Kepada pendeta kami Brian dan Bobbie, terima kasih telah mengizinkan kami untuk memimpin, mengizinkan kami untuk berkembang dan memberi ruang untuk berbicara tanpa pernah menahan atau mencoba untuk diam. Terima kasih atas berkat dan kebaikan kalian terutama di musim ini, karena kalian telah melakukan banyak hal untuk melindungi dan mengasihi kamu melalui situasi ini. Kami, keluarga Lentz, tidak tahu seperti apa bab selanjutnya, tapi kami akan terus berjalan bersama-sama dengan penuh harapan dan bersyukur atas anugerah Tuhan,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Houston juga berharap Lentz dan keluarganya bisa mengambil masa-masa ini untuk mengalami pemulihan dan kembali dengan kuat untuk mengerjakan panggilan mereka bagi banyak jiwa.

“Kami berterima kasih kepada Pendeta Carl dan Laura atas cara mereka melayani dengan setia dan berkorban sejak dimulainya Hillsong NYC dan berkontribusi dengan sangat besar bagi kehidupan orang-orang yang tak terhitung jumlahnya, yang sudah diubahkan dalam Yesus Kristus. Mereka memiliki hati untuk orang-orang dan kami takin bahwa setelah waktu istirahat dan pemulihan, Tuhan akan memakai Carl dengan cara lain di luar gereja Hillsong. Dengan mengakhiri masa jabatannya, kami sama sekali tidak ingin mengurangi pekerjaan baik yang sudah dia lakukan di sini,” ungkap Houston. 

 

Baca Juga: Sembuh Dari Virus Covid-19, Pendeta Hillsong Carl Lentz Sebut ‘Harapan Ada di Dalam Tuhan'

 

Postingan Instagram itupun dibanjiri begitu banyak dukungan dari para pendeta dan pelayan gereja besar.

“Postingan yang berisi air mata. Kamu dicintai oleh banyak orang. Berdoa untuk keluarga tercinta dan supaya kehadiran Tuhan terasa lebih nyata dari sebelumnya,” tulis pemimpin pujian Kari Jobe.

Rapper kenamaan Kristen Lecrae juga mendukung Lentz dengan menyematkan komentar pendek. “Tuhan memulihkan,” tulisnya.

Sementara pihak Gereja Hillsong menyampaikan tidak akan memberikan pernyataan publik terkait pemecatan Pendeta Carl Lentz. 

Belakangan ini, ada begitu banyak pemimpin gereja yang tersandung kasus terkait pelanggaran moral, termasuk perselingkuhan dan juga kehilangan iman. Mari membuka mata bahwa pemimpin maupun pelayan Tuhan tidak kebal dengan kesalahan. Karena itulah perlu untuk memelihara kemerdekaan kita di dalam Tuhan dengan sungguh-sungguh. Sehingga godaan sebesar apapun yang datang, tidak akan mengalihkan pandangan kita dari kebenaran. 

Sebagai tubuh Kristus, mari tetap bertekun mendoakan para pemimpin gereja dan rohani kita. Supaya seluruh hidup mereka menjadi berkat dan kemuliaan bagi Tuhan.

Sumber : Berbagai Sumber

Ikuti Kami