Apakah Kamu Sudah Memberi Persembahan Dengan Sukarela?

Apakah Kamu Sudah Memberi Persembahan Dengan Sukarela?

Lori Official Writer
      654

Ezra 2: 68-69

Beberapa kepala kaum keluarga, tatkala datang ke rumah TUHAN yang di Yerusalem, mempersembahkan persembahan sukarela guna pembangunan rumah Allah pada tempatnya semula. Mereka memberi sumbangan sekadar kemampuan mereka untuk perbendaharaan guna pekerjaan itu sebanyak enam puluh satu ribu dirham emas, lima ribu mina perak dan seratus helai kemeja imam.

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 109; 1 Petrus 1; Yehezkiel 23-24

Tak ada yang lebih buruk dari hadiah yang diberikan dengan setengah hati. Karena inti dari memberi hadiah adalah di pemberi harusnya untuk memberkati si penerima. 

Jadi kalau pemberi justru setengah hati memberinya, maka pemberian itu hanyalah sebuah beban bahkan semacam hinaan.

Membaca sebagian kitab di Perjanjian Lama cukup menarik perhatianku, itu bicara tentang persembahan sukarela.

Kitab Perjanjian Lama menuliskan banyak jenis korban persembahan untuk Tuhan. Beberapa diantaranya dilakukan sebagai kewajiban dan yang lainnya sebagai bentuk sukarela. 

Semua bentuk korban persembahan ini bisa diterima dengan masuk akal. Kadang Tuhan mau melakukan sesuatu yang kurang nyaman bagi kita. Kadang itu sesuatu yang sama sekali sulit, menyakitkan dan bahkan merugikan kita. 

Seperti mencintai seseorang yang tidak layak dicintai. Kita akan berpikir masa bodoh dan mulai mengeluh. Tapi sebenarnya saat kita mulai menggerutu, saat itulah kita sebenarnya sedang mencuri hadiah dari Tuhan.

Sebenarnya Tuhan mau kita memberikan korban persembahan sukarela, yang diberikan dengan kerelaan hati. Sesuatu yang kita berikan untuk Dia atas kehendak bebas kita sendiri. Yang datangnya dari hati terdalam kita. 

Daud adalah salah satu tokoh Alkitab yang memberikan korban persembahan secara sukarela. Karena dia percaya bahwa Tuhan akan menyertainya dan melindunginya dari setiap musuh dan orang-orang yang ingin melukainya. Keyakinan inilah yang memunculkan ucapan syukur dari dalam hati Daud. Dia bahkan bersumpah untuk memberikan korban persembahan sukarela kepada-Nya.

“Dengan rela hati aku akan mempersembahkan korban kepada-Mu, bersyukur sebab nama-Mu baik, ya TUHAN. Sebab Ia melepaskan aku dari segala kesesakan, dan mataku memandangi musuhku.” (Mazmur 54: 6-7) 

Memberikan suatu persembahan pasti mendorong kita untuk berkorban. Tapi pengorbanan itu diberikan secara cuma-cuma dan dengan senang hati. 

Hari ini, kamu mungkin sedang menghadapi masalah atau tekanan. Kamu mungkin terhimpit oleh kebutuhan finansial atau mengalami masalah kesehatan, ingatlah bahwa Tuhan selalu memberkatimu di setiap situasi. Kamu bisa memanggil Dia dan percaya dengan kuasa-Nya. Dan ucapkanlah rasa syukurmu dengan memberikan korban persembahan yang kamu berikan dengan penuh sukacita.

 

Hak cipta Berny Dymet, disadur dari Crosswalk.com

Ikuti Kami