Pengen Jago Public Speaking Kayak Choky Sitohang? Belajar Dari Orangnya Langsung Yuk…

Pengen Jago Public Speaking Kayak Choky Sitohang? Belajar Dari Orangnya Langsung Yuk…

Lori Official Writer
227

Kemampuan berbicara di depan orang memang tidak dimiliki oleh semua orang. Tapi secara umum skill ini sangat diperlukan di berbagai bidang pekerjaan. 

Itu adalah salah satu alasan bagi setiap orang yang memiliki bakat public speaking untuk terus mengasah potensinya lebih serius. Apalagi menurut penuturan presenter kondang Indonesia, Choky Sitohang bahwa public speaking sendiri adalah bidang yang masih sangat menjanjikan di masa ini.

Tapi hanya bermodalkan bakat komunikasi yang baik saja seseorang tidak akan bisa menjadi pembawa acara yang sukses. Seperti halnya pengalaman Choky, sebelum menjadi pembawa acara profesional seperti sekarang ini dia juga harus melewati proses panjang.

Mari belajar dari pengalaman Choky soal bagaimana cara mengasah bakat public speaking sejak awal. 

Dari Penyiar Radio Sampai Bangun Kelas Public Speaking

Pemilik nama lengkap Binsar Choky Victory Sitohang ini awalnya mengasah bakat public speakingnya sebagai penyiar radio di Bandung. Pekerjaan ini dia lakoni saat masih jadi mahasiswa tingkat awal selama hampir tiga tahun. Menyadari potensi yang ada di dalam dirinya, dengan percaya diri dia mencoba untuk menjadi presenter di stasiun televisi.

Pada tahun 2002, bukannya jadi presenter televisi Choky malah diterima sebagai reporter lapangan di stasiun televisi Lativi. Proses ini dijalaninya selama tiga tahun dan tanpa sadar rupanya telah memberinya banyak pengalaman berharga, khususnya kesempatan untuk meliput di istana kepresidenan.

Merasa sudah cukup bekal, Choky yang sudah terbiasa tampil di depan kamera terdorong untuk kembali kepada tujuan awalnya yaitu menjadi presenter. Dan untuk pertama kali, dia dipercayakan membawakan acara My Word JakTV. Sejak saat itulah karirnya sebagai presenter atau pembawa acara terus menanjak. 

Setelah belasan tahun memandu berbagai program televisi (mulai dari reality show hingga olahraga) dan berbagai event, Choky membangun kelas Public Speaking yang diberi nama Choky Sitohang Speaking Incorporation (ChoSSI) sejak tahun 2012 lalu. Dia pun aktif membagikan ilmu yang dimilikinya kepada anak-anak didik di sana.

Berkat sederet pengalaman yang dilewatinya, Choky percaya jika skill public speaking hanya akan berkembang jika terus diasah dan dikembangkan. 

 

Baca Juga: Yeshua Abraham, Temukan Potensi Bernyanyi Sejak Kecil Sekarang Jadi Penyanyi Profesional

 

Supaya potensi ini berkembang, Choky menyarankan untuk melakukan 7 tips ini loh:

1. Latihan

Apapun talenta yang kita punya, tanpa latihan talenta itu tidak akan pernah berkembang. Menurut Choky, yang paling penting dalam public speaking itu adalah latihan. 

“If you don’t practice your talent it would be not sharpen. Jadi tetap soal mengasah,” kata Choky.

2. Percaya Diri

Tampil di depan banyak orang pastinya butuh keberanian dan rasa percaya diri yang tinggi. Jadi untuk sukses dalam public speaking, pastikan mengasah rasa percaya diri lebih dulu.

“Perlu adanya modal percaya diri. Karena tanpa adanya kepercayaan diri cukup, seorang pembicara gak bisa tampil di depan publik,” kata Choky.

3. Konsisten

Tanpa konsistensi mengasah potensi, Choky percaya seseorang tidak akan mudah mencoba dunia lain yang bukan passion-nya. Keseriusan mengasah potensi di satu bidang sangat mungkin menghasilkan kesuksesan.

4. Biasakan bertemu banyak orang

Ketemu dengan orang memberikan banyak perspektif yang berbeda sekaligus sangat membantu untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang. 

Percaya diri dan punya wawasan yang luas adalah dua hal yang penting dimiliki seorang pembawa acara.

5. Jadi diri sendiri

Rasa gugup di depan banyak orang bisa muncul dari pikiran yang terintimidasi oleh kondisi sekitar.

Karena itulah seorang MC atau pembawa acara harus tampil menjadi diri sendiri, tanpa dipengaruhi oleh keadaan atau orang banyak.

6. Miliki empati

Seorang pembicara yang baik atau pembawa acara yang hebat, tidak cukup hanya memiliki wawasan yang luas untuk sukses dan berhasil. Tapi juga harus memiliki kemampuan untuk berempati terhadap situasi atau kondisi orang lain.

Memiliki empati berarti memiliki kepekaan akan kebutuhan orang lain dan mau melayani orang itu dengan ketulusan.

7. Hati yang Melayani

Choky menyampaikan, seorang public speaking harus punya kerelaan untuk melayani. Karena tanpa hal ini, seorang public speaking hanya akan fokus bayaran yang didapatkan dalam setiap penampilan.

“Kita harus punya hati yang melayani, karena kalau tidak kita hanya akan sangat komersil. Saya harus jaminkan kepada Anda bahwa pekerjaan ini sangat menjanjikan. Saya hidup di dalamnya dan saya menghidupi pekerjaan saya. Tapi kalau kita terlalu materialistis, terlalu komersil, itu juga akan mencelakakan kita,” ungkapnya.

Nah, buat kamu yang pengen belajar lebih banyak lagi tentang mengembangkan potensi, kamu bisa dapat ilmu lebih banyak lagi di Webinar ‘Kembangkan Potensimu’ pada 7, 13 dan 14 November 2020. Di acara ini kamu bisa belajar 3 skill yang sangat perlu dimiliki generasi muda di zaman ini yaitu Public Speaking, Music Production dan Video Production. 

Buat kamu yang tertarik, bisa klik DAFTAR SEKARANG.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami