Kasih IMB Gratis ke Rumah Ibadah, Walikot Surabaya Tri Rismaharini Sampaikan Alasannya

Kasih IMB Gratis ke Rumah Ibadah, Walikot Surabaya Tri Rismaharini Sampaikan Alasannya

Lori Official Writer
484

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) menyerahkan IMB gratis kepada rumah ibadah, termasuk gereja dan masjid. 

IMB gratis ini diberikan kepada 5 masjid, 3 gereja dan juga 1 sekolah. Sehingga totalnya mencapai 9 IMB gratis. 

Pemberian IMB gratis ini sendiri merupakan realisasi dari keinginan Risma untuk memberikan IMB kepada rumah ibadah dan fasilitas pendidikan. Namun hal itu baru bisa kesampaian sekarang menyusul pengurusan beberapa persyaratan untuk IMB tersebut. 

Dia juga berharap pemberian fasilitas ini bisa menjadi warisan terakhirnya untuk rumah ibadah di Surabaya. Mengingat masa jabatannya sebagai Wali Kota akan berakhir pada Februari 2020 mendatang.

“Yang paling penting, kenapa saya ingin memberikan IMB kepada rumah ibadah, karena saya ingin di antara kita, sesama warga Surabaya, bisa hidup berdampingan dengan rukun. Karena kalau kota ini tidak rukun, maka kota ini tidak akan tenang. Dampaknya orang tidak bisa mencari makan. Nah, kalau sudah tidak bisa mencari makan, maka akan menang-menangan sendiri, mengerikan kalau itu terjadi,” ungkap Risma.

 

Baca Juga: Cabut Izin GPdI Bantul, Bupati Suharsono Dinilai Intoleran

 

Walaupun jumlah IMB gratis ini jauh lebih banyak. Namun dia mau supaya penyerahan IMB tersebut bisa dilakukan secara bertahap menyusul proses pengurusan IMB lainnya selesai. “Saya bilang ke teman-teman, sudahlah pokoknya dikeluarkan dan diberikan dulu meskipun sedikit. Karena memang prosesnya harus menata tanahnya, batas-batasnya dan sebagainya. Kami juga berharap di kemudian hari tidak ada masalah soal ini,” katanya.

Salah satu penerima IMB gratis ini, Gereja Bethany Surabaya,mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Risma karena sudah membantu meringankan urusan legalitas gerejanya. Di bawah kepemimpinan Risma pula semua gereja di Surabaya sepakat untuk mematuhi aturan untuk menutup gereja selama masa pandemi.

“Kami sangat terharu dengan perhatian pemkot ini. Sebenarnya, selama ini kami sudah patuh apapun perintah Bu Risma, termasuk ketika kami diminta stop untuk beribadah di gereja karena ada pandemi. Kita taat saat itu. Jadi sudah bersinergi dengan Pemkot,” ungkap Pendeta Ronny.

Senada dengan itu, Ketua PCNU Kota Surabaya Dr Ahmad Muhibbin yang juga menerima IMB gratis juga menyampaikan terima kasih kepada Walkot Risma. Dia menilai bahwa IMB gratis adalah kebijakan yang sangat baik dari Pemkot dan bisa menjadi contoh membangun kota Surabaya yang holistik.

Sementara untuk IMB gratis lainnya, Risma memastikan akan selesai dalam seminggu. Setelah itu akan kembali diserahkan kepada masing-masing penerima.

“Kalau surat-suratnya lengkap semua, mungkin seminggu kelar. Karena ini bukan bangunan rumit. Sampai saat ini sudah ada sekitar 30-an IMB yang sedang kami proses,” tandasnya.

Jika semua pemimpin daerah punya pemikiran yang sama dengan Tri Rismaharini, pastinya Indonesia tidak lagi akan menghadapi kasus-kasus intoleransi terhadap rumah ibadah tertentu. Mari meneladani kepemimpinan Wali Kota Surabaya ini.

Sumber : Jawapos.com

Ikuti Kami