Usai Hadiri Acara di Gedung Putih, Pendeta Greg Laurie Dinyatakan Positif Covid-19

Usai Hadiri Acara di Gedung Putih, Pendeta Greg Laurie Dinyatakan Positif Covid-19

Lori Official Writer
284

Pendeta Megachurch Harvest Christian Fellowship, California Greg Laurie mengumumkan bahwa hasil tes menyatakan dirinya positif terjangkit virus Covid-19.

Virus ini diduga menyebar ketika dirinya menghadiri acara pelantikan Mahkamah Agung Amy Coney Barrett di Gedung Putih pada Sabtu, 26 September 2020 lalu.

Laurie menyampaikan kabar ini secara resmi kepada Christian Broadcasting Network (CBN) pada Senin, 6 Oktober 2020 lalu. Dia juga membeberkan gejala yang dialami berupa kelelahan, nyeri dan demam. Dia juga memastikan jika indra perasanya tidak berfungsi.

Saat hasil tes keluar, Laurie sebenarnya tidak berharap akan mengidap virus berbahaya ini. Namun setelah melakukan karantina, kondisinya sudah lebih baik.

“Saya hanya berharap saat ini supaya kita jangan mempolitisasi Covid-19 tapi menyatakan kasih kepada orang-orang yang berjuang melawan virus ini. Virus ini nyata. Ini benar-benar pandemi yang melanda bangsa kita dan bahkan dunia,” tegas Laurie.

 

Baca Juga: Greg Laurie Sampaikan Pesan Yesus Soal Israel di Akhir Zaman

 

Dia juga meyakinkan bahwa virus ini tidak memandang bulu. Jika Presiden Donald Trump sudah terjangkit, maka siapapun bisa terjangkit virus ini. Karena itu, setiap orang perlu berdoa dan meminta pertolongan kepada Tuhan untuk bisa melalui masa-masa ini.

“Jika Presiden Amerika Serikat sudah tertular virus ini, jelas siapapun bisa tertular juga. Tapi dengan pertolongan Tuhan dan doa, aku berharap kita bisa melalui masa ini,” ungkapnya.

Sementara hasil tes Laurie keluar bersamaan dengan delapan orang lain yang hadir dalam acara itu juga dinyatakan positif. Setidaknya terdapat 100 orang yang hadir di acara tersebut dan Presiden Donald Trump beserta ibu negara Melanie Trump sendiri dinyatakan positif.

Tidak sampai di situ, sebelum mendapatkan tes ini Laurie sendiri menghadiri acara doa bersama yang digelar penginjil Franklin Graham di akhir pekan yang sama di Washington, DC. Bisa dipastikan jika virus tersebut mungkin sudah menyebar lebih luas kepada orang-orang yang bersentuhan dengannya.

Selain Greg Laurie, Pendeta Gereja Baptis Prestonwood Plano, Texas Jack Graham juga turut hadir dalam acara doa. Namun dirinya mengaku belum melakukan tes lantaran merasa baik-baik saja. 

“Saya tidak sakit. Saya baik-baik saja…Saya berolahraga setiap hari minggu dan terbang ke Atlanta mengadakan pertemuan dengan wakil presiden pada hari Rabu. Saya bekerja setiap hari, berkhotbah tiga kali di akhir pekan ini, jadi saya tidak mengidap Covid-19. Anggap saja seperti itu,” ucap Graham.

 

Baca Juga: Greg Laurie Sebut Kebangunan Rohani Berikutnya Akan Terjadi Lewat Internet

 

Meski begitu, Graham mengaku jika Covid-19 adalah masalah yang serius. Dia pun mendorong warga Amerika untuk menyadarinya.

“Bukan hanya presiden kita, tapi tentu saja 200.000 orang di Amerika telah meninggal karena Covid-19. Banyak keluarga yang berduka. Ini adalah penyakit berbahaya dan serius,” tandasnya.

Di sisi lain, Paula White-Cain, penasihat spiritual Presiden Trump yang merupakan pemimpin Rohani Gedung Putih yang hadir di acara tersebut dinyatakan negatif setelah menjalani beberapa kali tes.

Seperti diketahui, Amerika Serikat menduduki peringkat teratas kasus Covid-19 secara global. Hingga saat ini, peningkatan kasus masih terus bertambah. Sementara para ilmuwan masih terus melakukan uji coba terhadap vaksin. Meskipun serangkaian pembatasan telah dilakukan, namun masih banyak warga negara ini yang tampaknya belum mematuhi aturan. Bahkan Gedung Putih sendiri dengan berani mengadakan acara yang melibatkan ratusan orang. 

Tentunya ini jadi peringatan buat kita semua, khususnya pemimpin gereja dan umat Kristen untuk berhikmat dalam bertindak dan melangkah. Mari memberi teladan dimulai dari diri kita sendiri. 

Sumber : CBN | Christianpost

Ikuti Kami