Menyelesaikan Pekerejaan

Menyelesaikan Pekerejaan

Claudia Jessica Official Writer
      783

Hakim-hakim 1: 28-29

"Setelah orang Israel menjadi kuat, mereka membuat orang Kanaan itu menjadi orang rodi dan tidak menghalau mereka sama sekali. Suku Efraim pun tidak menghalau orang Kanaan yang diam di Gezer, sehingga orang Kanaan itu tetap diam di tengah-tengah mereka di Gezer."

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 54; Markus 4; Yesaya 61-62

Pernahkah kamu menyewa kontraktor untuk melakukan suatu pekerjaan tetapi pada akhirnya, kamu masih harus menyelesaikan sisa pekerjaannya hingga tuntas? Pekerjaan-pekerjaan kecil tidak terselesaikan sehingga menimbulkan perasaan buruk dari klien kepada kontraktor. Jika kamu pernah terlibat dalam proyek bangunan, kamu pasti pernah mengalami hal ini.

Tuhan ingin bangsanya menyelesaikan pekerjaannya. Dia sering menyuruh orang Israel untuk menyingkirkan musuh dari Tanah Perjanjian. Namun, seringkali mereka tidak menyelesaikan pekerjaannya dengan tuntas dan sisa pekerjaan yang tertinggal akan menimbulkan kesulitan di kemudian hari.

Pada banyak kasus, orang-orang Israel akan kawin campur dan mereka tertarik dalam cara hidup musuh mereka. Di lain waktu, mereka harus memperbudak diri mereka, yang mana hal ini memakan waktu dan membuat mereka menjauh dari misi yang seharusnya dikerjakan.

Setiap kali kita gagal menyelesaikan pekerjaan, hal itu menimbulkan perasaan buruk dari orang-orang yang kita layani. Itu juga melanggar mandat dasar alkitabiah bagi setiap orang percaya yang melakukan pekerjaan mereka dengan sempurna.

Alkitab mengatakan bahwa Daniel dan teman-temannya melakukan pekerjaan mereka sepuluh kali lebih baik daripada orang lain. Mereka dikenal karena keunggulannya.

Sering dikatakan dalam sepak bola Amerika bahwa tempat paling sulit untuk mencetak skor itu dari satu garis halaman. Itu karena ada pertahan terkuat yang mampu melakukan banyak perlawanan. Terkadang kita harus menyelesaikan pekerjaan seperti ini.

Setiap kalli kamu memiliki proyek yang harus dilakukan, pastikan kamu menyelesaikan sepenuhnya. Lakukan sesuatu yang lebih untuk memastikan atasan atau klien kamu benar-benar puas dengan pekerjaanmu.

Jika kamu telah menyelesaikan 95% pekerjaanmu, kamu akan dikenal dengan apa yang belum kamu selesaikan, bukan apa yang telah kamu selesaikan.

Ikuti Kami