Apakah Orang Kristen Perlu Tanamkan Rasa Nasionalisme Pada Anak? Ini Jawabannya!

Apakah Orang Kristen Perlu Tanamkan Rasa Nasionalisme Pada Anak? Ini Jawabannya!

Claudia Jessica Official Writer
1524

Terkait dengan banyaknya budaya asing yang masuk ke Indoneisa, membuat nasionalisme di kalangan pemuda dan anak-anak menjadi persoalan.

Orang tua tidak bisa menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah untuk mendidik anak-anak dalam hal pendidikan moral, sejarah serta rasa nasionalisme. Rasa nasionalme akan cinta negara serta memiliki pandangan yang positif serta optimis adalah suatu sikap yang dapat ditanamkan pada anak sejak dini.

Sebaliknya, justru orangtualah yang seharusnya menanamkan rasa nasionalisme pada anak. Ada satu ayat kutipan dari kitab Yeremia yang begitu eksplisit menunjukkannnya.

Yeremia 29:7 - “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”

Kita tidak bisa tidak mengasihi negeri yang kita tinggali. Kita harus memiliki rasa memiliki akan negeri ini sehingga kita bisa menunjukkan bukti cinta kita terhadap negeri ini. Lantas apa yang harus kita lakukan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme anak?

1. Perkenalkan keanekaragaman budaya Indonesia

Indonesia sangat kaya warisan dan budaya yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Orang tua juga bisa memperkenalkan budaya daerah keluarganya sendiri. Kamu bisa menggalinya mulai dari lagu anak, bahasa, baju khas, makanan, rumah khas hingga cerita rakyat yang berasal dari daerah asal orang tua.

Kamu juga bisa membawa anak-anak berwisata ke tempat yang memiliki rumah-rumah adat yang bisa menjadi pengetahuan bagi anak mengenai rumah-rumah khas suatu tempat untuk meningkatkan rasa nasionalisme anak.

2. Perkenalkan sejarah Indonesia

Cerita sejarah untuk anak biasanya dikemas dalam bentuk menarik dengan menyisipkan gambar dalam setiap halamannya. Kamu juga bisa menceritakan kisah pahlawan nasional bagaimana mereka berjuang untuk memperebutkan kemerdekaan bagi Indonesia karena kecintaannya pada bangsa dan negara.

Berikan pengertian bahwa berkat perjuangan para pahlawan di masa lalu, kita bisa hidup merdeka, tentram dan tanpa perang di masa ini. Tetap perhatikan agar memberikan penjelasan sesuai dengan usia pemahamannya.


Baca juga: Inilah Jawaban Alkitab Mengapa Orangtua Kristen Wajib Tanamkan Nasionalisme Kepada Anak!


3. Didik anak untuk menghargai perbedaan

Ajarkan anak mengenai perbedaan terutama dalam hal nasionalisme dan anti rasisme. Berikan pengertian pada anak bahwa ada bermacam-macam warna kulit, latar belakang budaya, suku, agama dan bahasa yang berbeda seperti semboyan negara kita “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

Hormati perbedaan dan tidak menghina atau mengucilkan anak lain dengan etnis, agama ataupun latar belakang yang berbeda. “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan,” Kolose 3: 14.

4. Sisipkan topik bangsa saat doa keluarga bersama

Mungkin anak akan mengalami kebingungan pada awalnya. Namun, jangan dijadikan sebagai beban dan berpikirlah dengan kreatif untuk berdoa bagi bangsa tidak menjadi suatu hal yang membuat kalian jemu. Anak akan mulai belajar dan berproses untuk mengasihi bangsanya.

Anak-anak adalah penurus bangsa ini. Jika mereka tidak mencintai bangsa ini, bagaimana Tuhan dapat membuat negeri ini sejahtera?

Sumber : berbagai sumber

Live Chat

Email

Phone / SMS
0811 9914 240
0817 0300 5566

Whatsapp
0822 1500 2424

Ikuti Kami