Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
926


Di tengah era globalisasi yang berlangsung, hal terkait nasionalisme menjadi persoalan di kalangan generasi anak maupun para pemuda. Bagaimana membuat anak berusia delapan tahun tidak malu saat menggunakan pakaian adat tertentu adalah tantangan nyata para orangtua di negeri ini. Pihak sekolah bisa memaksa dengan membuat aturan-aturan, tetapi orangtua di rumah memiliki peranan penting bagaimana menumbuhkan rasa cinta tanah air (bangsa).

Sebagai orang Kristen, Tuhan meminta kita untuk menjadi teladan. Kehendak-Nya adalah apa yang kita tunjukkan sehari-hari, sumbernya adalah karena keintiman kita dengan Tuhan.

Mengenai nasionalisme, ada satu ayat kutipan dari kitab Yeremia yang begitu eksplisit menunjukkannnya.

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” Yeremia 29:7


Ayat di atas sudah sangat jelas. Kita tidak bisa tidak cinta terhadap bangsa. Kita tidak bisa tidak mengasihi negeri dimana kita tinggal. Kita tidak mungkin mau membangun, kalau kita tidak ada rasa bangga, rasa sayang terhadap wilayah dimana kita tinggal. Dengan kata yang sama untuk subyek yang berbeda: anak kita tidak mungkin mau membangun di masa mendatang, kalau mereka tidak ada rasa bangga, sayang terhadap wilayah dimana mereka tinggal.

Lalu langkah nyata apa yang bisa dilakukan agar anak-anak kita memiliki nasionalisme?

1. Jadilah teladan terlebih dahulu

Jika kita saja sebagai orangtua malu mengenakan pakaian khas Indonesia, bagaimana kita bisa berharap anak kita tidak akan malu di saat kita memintanya melakukan hal itu? Jangan pernah meminta atau menyuruh seorang anak apabila kita tidak bisa meneladaninya terlebih dahulu.

Tunjukkan kebanggaan pada saat kita mengenakan pakaian khas Indonesia.

2. Sisipkan topik bangsa di saat-saat doa keluarga bersama

Awalnya anak kita pasti bingung ketika kita berdoa bagi bangsa. Tetapi jangan jadikan itu sebagai beban. Kreatiflah agar doa untuk bangsa tidak menjadi menjemukkan. Ingatlah bahwa anak ini sedang lagi belajar / berproses untuk mengasihi bangsanya. Jadi buatlah perlahan demi perlahan.

3. Bacakan buku-buku seputar nasionalisme

Membacakan buku kepada anak merupakan salah satu cara terbaik untuk menanamkan nilai-nilai yang mau kita transferkan. Tidak perlu yang tebal-tebal. Bacakan saja untuk awalnya buku-buku yang tipis atau jika tidak ada, bacakan satu bab demi satu bab setiap harinya.

4.   Kunjungi tempat-tempat bersejarah

Di tempat-tempat bersejarah bangsa Indonesia, anak akan mendapatkan pengetahuan yang lebih jauh tentang apa yang telah terjadi di bangsa ini. Bagaimana orang yang ada di Indonesia baik itu yang muslim, Kristen, Hindu maupun Budha bahu-membahu memerdekakan Republik Indonesia dari penjajahan.


Baca juga: Rumata Sitompul, Karena Imannya Kepada Tuhan, Suami Terlepas Dari Gangguan Setan

Negeri ini butuh orang-orang yang mengasihinya. Mereka bisa ada ketika keluarga demi keluarga menanamkan rasa cinta itu sejak dini. Saat kita mau mengambil bagian untuk keluarga kita maka Tuhan pasti disenangkan.

Sumber : Jawaban.Com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Doma Santika Malau 22 October 2017 - 21:19:46

Doa untuk mempunyai anak

0 Answer

Silvi Kirey 22 October 2017 - 04:55:26

Apakah saya bisa menikah dengan yang beda agama de.. more..

1 Answer

Basaria Sitohang 22 October 2017 - 01:40:48

bagaimana mengenal diri sendiri

1 Answer


evelina 19 October 2017 - 15:25:05
kiranya Tuhan Yesus berkenan membuka hati lelaki y... more..

ARI 19 October 2017 - 08:25:34
Dear Team Prayer, dukung saya dalam doa untuk sua... more..

Veronica Sitanggang 18 October 2017 - 21:15:29
Bantu dukungan doanya agar Tuhan memenangkan jiwa ... more..

Dessy Sitohang 16 October 2017 - 20:16:48
Saya mohon bantu doa nya agar saya diangkat jadi S... more..

Banner Mitra Week 4


7314

advertise with us