Sambut HUT RI Ke-75, Ayo Cek Seberapa Nasionaliskah Kamu?

Sambut HUT RI Ke-75, Ayo Cek Seberapa Nasionaliskah Kamu?

Claudia Jessica Official Writer
878

17 Agustus, hari peringatan kemerdekaan Indonesia sudah di depan mata. Dengan bertambahnya usia negara kita, diharapkan rasa nasionalis kita tidak tidak memudar.

Tuhan sendiri memerintahkan kita untuk mencintai bangsa kita dan berdoa bagi bangsa kita dalam Yeremia 29: 7, “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” Kesejahteraan bangsa kita adalah kesejahteraan kita.

Namun seiring berjalannya waktu, kita mungkin merasa rasa nasionalisme berkurang tanpa kita sadari. Lantas, apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan rasa nasionalisme kita?

1. Mencintai keragaman dan perbedaan

Indonesia adalah negara yang unik dengan berbagai suku, agama, bahkan budaya yang berbeda di setiap sudut nusantara. Perbedaan ini lah yang seharusnya membuat kita semakin kuat dan tidak tercepah belah.

Indonesia sendiri menang jadi penjajahan dan terbentuk seperti sekarang karena kontribusi orang-orang Indonesia dengan berbagai latar belakang. Seperti semboyan Bangsa Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya “Berbeda-beda tetapi tetap satu.”

Yohanes 13: 34 “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”

2. Sebarkan kabar baik tentang Indonesia

Indonesia juga memiliki banyak kekayaan yang meliputi kekayaan alam hingga sumber daya manusia. Di era modern seperti sekarang, kamu bisa menyebarkan keindahan Indonesia melalui sosial media. Kamu bisa berkontribusi dalam meperkenalkan Indonesia di mata dunia.


Baca juga:

Inilah Jawaban Alkitab Mengapa Orangtua Kristen Wajib Tanamkan Nasionalisme Kepada Anak!


3. Melestarikan Bahasa Nasional dan Budaya Daerah

Banyaknya hal yang masuk ke dalam negeri ini membuat masyarakat memiliki pilihan yang kompleks terhadap apapun, termasuk bahasa nasional dan budaya daerah. Hal ini membuat banyak budaya yang lebih modern lebih dikenal bahkan lebih disukai ketimbang budaya daerah sendiri.

Sumber : idn times

Ikuti Kami