Paus Benediktus XVI Sakit Parah dan Suaranya Hampir Tidak Terdengar

Paus Benediktus XVI Sakit Parah dan Suaranya Hampir Tidak Terdengar

Claudia Jessica Official Writer
408

Vatikan memberikan respon kepada pemberitaan harian Jerman yang menyatakan bahwa Paus Benediktus XVI dilaporkan sakit parah hingga suaranya nyaris tak terdengar.

Peter Seewald, penulis biografinya mengungkapkan kondisi Paus Benedict menurun ketika dia mengunjunginya pada Sabtu (1/8/20).

Kala itu Seewald dilaporkan menemui Paus dengan nama asli Joseph Ratzinger. Paus Benediktus XVI dilaporkan mengalami ruam saraf yang merupakan infeksi yang biasa terjadi pada orang berusia lanjut.

Dilaporkan dari ABC News Selasa (4/8/20), Paus masih memiliki ingatan dan pikitan yang tajam namun, suarannya nyaris tidak terdengar. Paus Benediktus menyatakan dia berencana untuk mengangkat penanya lagi setelah sembuh.

Paus Benediktus dikabarkan mengalami sakit seusai mengunjungi kakaknya, Mgr Geor Ratzinger, di kampung halaman mereka di Bavaria.

Bapa Geor Ratzinger, yang dikenal sebagai pemimpin paduan suara sekaligus pemain organ, kemudian meninggal di usia 96 tahun.

Ini menjadi agenda pertama di luar Italia setelah sebelumnya mengejutkan dunia pada 2013 lalu ketika dirinya mengumumkan pengunduran diri.


Baca juga:

Paus Larang Imam Katolik Pungut Biaya Nikah dan Pemakaman

Turki, Hagia Sofia dan Sejarah Kelam Genosida Kristen Armenia


Beberapa jam setelah kabar sakit parah itu muncul, Vatikan langsung memberikan klarifikasi bahwa sakit yang diderita tidak serius.

"Meski fakta bahwa seorang pria berusia 93 tahun mengalami rasa sakit yang amat sangat, tetapi penyakit beliau tidak serius," jelas kantor kepausan.

Sejak mundur tujuh tahun silam, setelah menjabat pada 2005, Paus Benediktus XVI tinggal di biara yang berlokasi di taman Vatikan.

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami