Jalan Kaki, Olahraga yang Paling Malas Dilakuin Tapi Paling Bikin Sehat Badan Loh!

Jalan Kaki, Olahraga yang Paling Malas Dilakuin Tapi Paling Bikin Sehat Badan Loh!

Lori Official Writer
494

Sebagai orang Indonesia, kadang aku suka bertanya: Kenapa ya orang Indonesia itu paling malas jalan kaki?

Di banding negara Asia lainnya, bisa dibilang masyarakat Indonesia adalah orang yang paling gak suka jalan. Kebanyakan orang berpikir jalan bukanlah olahraga. Karena itu banyak yang memilih pergi ke gym atau lari pakai treadmill biar berasa berolahraga.

Sebuah penelitian ilmiah pada akhirnya membuktikan kalau tindakan sederhana menggerakkan kaki seperti berjalan rupanya punya segudang manfaat kesehatan. Faktanya, aktivitas berjalan kalau dilakukan dengan cara yang benar mungkin jadi satu-satunya latihan aerobik yang sangat efektif menjalan kebugaran tubuh.

"Berjalan bisa sama bagusnya dengan olahraga (lainnya), bahkan bisa lebih baik daripada berlari. Berjalan bisa sama efektifnya dengan olahraga berlari. Keduanya benar-benar tidak bisa dibandingkan satu sama lain," kata John Ford, seorang ahli fisiologi olahraga bersertifikat.

Sementara Emmanuel Stamatakis, profesor aktivitas fisik, gaya hidup dan kesehatan populasi di Universitas Sidney menyampaikan bahwa berjalan di sekitar lingkungan dan di tengah alam untuk menghabiskan waktu bisa jadi kebiasaan terbaik yang harus dipertahankan setiap hari.

“Berjalan teratur memiliki semua manfaat standar latihan aerobik, seperti meningkatkan jantung dan sistem peredaran darah, kontrol glukosa darah yang lebih baik, normalisasi tekanan darah dan mengurangi kecemasan dan depresi,” kata Stamatakis.

Berapa Langkah yang Efektif Dilakukan Dalam Sehari?

Berjalan adalah latihan yang baik karena membuat bagian otot tubuh bekerja.

Tapi untuk mendapatkan manfaat berjalan yang maksimal, pakar kesehatan masyarakat merekomendasikan berjalan sebanyak 10.000 langkah sehari atau sekitar 5 mil. Standar ini sendiri sudah diuji sejak tahun 1960-an oleh para peneliti. Hasilnya pun sangat beragam, ada yang justru menemukan bahwa berjalan bisa tetap efektif di bawah 10.000 langkah sehari.  

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard yang melibatkan 16.000 wanita yang lebih tua menemukan bahwa berjalan sebanyak 4.400 langkah sehari bahkan terbukti bisa mengurangi risiko kematian dini. Studi ini mencatat bahwa berjalan sampai 7500 langkah sehari bermanfaat memperpanjang umur seseorang. Karena itulah, berjalan dengan 7500 langkah dalam sehari sudah dianggap sangat baik bagi kesehatan.

Selain jumlah langkah, berjalan juga dianggap akan jauh lebih bermanfaat bagi tubuh jika didasarkan pada tiga hal ini yaitu durasi, intensitas dan frekuensi. Misalnya, jalan cepat akan bertujuan baik untuk meningkatkan detak jantung kita.

“Kecepatan yang bagaimanapun akan baik bagi tubuh, tapi semakin cepat berjalan akan semakin baik. Idealnya untuk 3000 sampai 3500 langkah harus diselesaikan dengan jalan cepat,” kata Stamatakis.


Baca Juga:

Jadi Berkat Lewat Hobi Jalan Kaki

7 Manfaat Berjalan Kaki di Pagi Yang Nggak Kamu Tahu. Abis Baca Ini, Pasti Nyesal Deh!


Mengingat berjalan kaki sama baiknya dengan olahraga yang lain, membuat aktivitas ini bermanfaat besar bagi tubuh jika dilakukan setiap hari.

Beberapa manfaatnya adalah:

1. Berjalan baik untuk meningkatkan kebahagiaan

Penelitian menemukan bahwa berjalan teratur bisa memodifikasi sistem saraf sehingga emosi negatif seperti kemarahan dan kebencian bisa diredam. Hal ini terjadi karena berjalan santai bisa meningkatkan interaksi dengan lingkungan sekitar. Misalnya saat berjalan di sekitar lingkungan tempat tinggal, kita akan bertemu dengan tetangga atau seseorang sehingga mendorong kita untuk membangun interaksi. Walaupun itu mungkin hanya sesederhana saling menyapa.

Selain itu, studi juga menemukan bahwa berjalan selama 12 menit bisa membuat seseorang lebih bahagia, bersemangat dan percaya diri dibandingkan jika menghabiskan waktu dengan duduk. Berjalan di tengah alam, khususnya, bermanfaat menyembuhkan depresi.

2. Mencegah penyakit stroke

Berjalan kaki setiap hari bisa mengurangi risiko stroke pada pria dan wanita, mengurangi kebosanan di rumah dan bahkan bermanfaat menurunkan risiko kematian sampai 39%.

3. Menghilangkan kecemasan

Jalan kaki selama 10 menit juga dinilai sama baiknya dengan berolahraga selama 45 menit untuk menghilangkan gejala kecemasan dan peningkatan suasana hati.

4. Meningkatkan kreativitas otak

Sebuah studi di Universitas Stanford menemukan bahwa berjalan kaki juga bisa meningkatkan kreativitas hingga 60%. Dengan berjalan, seseorang bisa mendapatkan ide-ide kreatif dan segar. Karena berjalan dinilai bisa membuka aliran saraf yang mengizinkan otak menjelajah ide-ide yang baru sebagai solusi menghadapi sebuah masalah.

5. Mengurangi risiko penyakit kronis

Berdasarkan data dari The American Diabetes Association menyampaikan bahwa berjalan juga sangat baik untuk menurunkan kadar gula dalam darah dan risiko diabetes.

Para peneliti menyampaikan bahwa manfaat berjalan bisa dirasakan jika dilakukan jauh lebih lama. Seperti selama satu jam setiap sekali atau dua kali seminggu.

5. Meningkatkan kualitas tidur

Percaya atau tidak, ternyata berjalan secara teratur setiap hari bisa meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Berjalan juga bisa mengurangi rasa sakit dan stress yang jadi penyebab utama insomnia pada sebagian besar orang.

6. Berjalan lebih banyak bisa meningkatkan kekebalan tubuh

Penelitian dari Arthritis Research & Therapy menemukan bahwa berjalan kaki dengan intersitas yang cukup sering bisa membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh pada orang dewasa yang lebih tua. Sehingga tubuh bisa jauh lebih kuat melawan beragam penyakit radang.

Beragam manfaat di atas membuat kita menyadari kalau olahraga yang sering kita sepelekan ini rupanya berdampak besar buat tubuh. Jadi, daripada duduk seharian karena malas pergi ke pusat kebugaran, kenapa gak mencoba jalan kaki di sekitar rumah?

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami