Kenapa Pemuridan Penting Buat Gereja? Alasan Ini yang Paling Dibutuhkan Gereja Zaman Ini

Kenapa Pemuridan Penting Buat Gereja? Alasan Ini yang Paling Dibutuhkan Gereja Zaman Ini

Lori Official Writer
871

Gereja-gereja kecil pasti penasaran dengan bagaimana megachurch atau gereja besar bisa punya puluhan ribu jemaat. Bukan hanya soal angka, tapi menariknya setiap jemaat bahkan bertumbuh baik secara iman.

Rick Warren, yang merupakan pemimpin senior megachurch Saddleback di Lake Forest, California pernah menegaskan kalau dia sama sekali gak terkesan dengan jumlah jemaat dalam gereja. Karena menurutnya jumlah bukanlah gereja. Sebuah gereja dikatakan berhasil apabila orang-orang yang datang bisa berubah menjadi orang percaya yang dewasa.

Untuk menghasilkan jemaat gereja yang dewasa dibutuhkan gereja yang sehat melalui teladan kepemimpinan. Melalui teladan kepemimpinanlah gereja bisa bertumbuh menghasilkan banyak murid melalui pemuridan dalam gereja, sesuai dengan amanat agung yang tertulis dalam Matius 28: 19-20 (Pergilah…jadikan murid…membaptis mereka…mengajar…dan mengutus).

Gereja bukan sekadar tempat dimana jemaat hanya datang sekali dalam seminggu, memuji Tuhan, mendengar khotbah lalu pulang. Tapi gereja harusnya menjadi tempat yang menghasilkan interaksi langsung dengan orang lain setiap hari. Karena itulah gereja perlu membangun kelompok-kelompok kecil yang dipimpin oleh para pemimpin gereja.

Yesus dan murid-murid-Nya adalah contoh pemuridan pada awal. Dari sanalah, gereja dipanggil untuk melakukan hal yang sama kepada semua orang yang datang ke gereja. Selain bertindak untuk membuat seseorang percaya dan dibaptis, gereja bertugas untuk mengajar mereka menjadi murid yang dewasa. Sehingga mereka siap untuk menjadi pemimpin yang akan diutus untuk memuridkan kembali. Bisa dibilang pemuridan adalah sistem pelipatgandaan yang sangat efektif untuk menghasilkan jemaat yang bertumbuh dan setia.

"Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28: 18-20)

Para pemimpin gereja harusnya menyadari bahwa jumlah bukanlah tujuan utama dari gereja. Karena saat kepemimpinan gereja menjalankan pemuridan sesuai dengan teladan Yesus, maka secara otomatis pelipatgandaan pasti akan terjadi.

Ada banyak gereja yang mungkin sudah menjalankan sistem pemuridan di dalam gereja. Tapi dalam perjalanannya, pemuridannya sendiri seperti jalan ditempat. Hal ini membuktikan bahwa pemuridan adalah perjalanan membutuhkan waktu dan usaha.

Contoh gereja lokal yang berhasil menjalankan pemuridan mereka dengan baik adalah JPCC. Seperti disampaikan oleh Sidney Mohede, salah satu pemimpin JPCC, beberapa waktu lalu di acara World Vision Indonesia (WVI),  bahwa pemuridan adalah salah satu kunci utama dari pertumbuhan gerejanya yang sudah mencapai 20 ribu jemaat.

JPCC sendiri membangun pemuridan melalui teladan kepemimpinan. Sidney menjelaskan bahwa untuk memuridkan generasi saat ini, pemimpin rohani gak hanya bisa menyampaikan kebenaran. Tapi lebih dari itu, harus menunjukkan keteladan hidupnya.

"Kita harus menunjukkan the goodness of God (kebaikan Tuhan) melalui hidup kita. Gak cuma sekadar kita mengatakan ‘ini kebenaran’. Sebenarnya contohnya seperti orangtua, do as I say (lakukan seperti yang saya katakan). Kenapa Dad, because I say so (Karena aku bilang begitu). Kebanyakan kita seperti itu. Kalau di gereja lakukan A kenapa? Karena saya pemimpin kamu mengatakan demikian," katanya.

Sidney menyampaikan kalau gereja memang fokus untuk memuridkan generasi sekarang. Maka pemuridan harus dilakukan melalui teladan kepemimpinan, bukan sekadar kata-kata.

“Generasi yang sekarang ini mereka udah gak relevan lagi dengan pengajaran seperti itu. Yang mereka butuhkan adalah ‘Oke, aku lihat hidup kamu seperti apa’. Dan ini akan kita lihat. Your good is absolute. Kalau kamu hidupnya gak baik, ngapain juga kamu ngomong tentang truth,” kata Sidney Mohede.


Baca Juga: 

Pemuridan Adalah Amanat Agung

10 Ayat Alkitab Tentang Pentingnya Pemuridan


Selama 20 tahun berdiri, gereja JPCC pun saat ini sudah mencapai 1000 kelompok kecil. Dan itu adalah jumlah yang cukup besar, dimana bahkan para pemimpin di gereja pun gak akan sanggup terkoneksi dengan satu per satu anggota di dalamnya. Karena itulah dibutuhkan pemimpin-pemimpin baru kelompok kecil. Sehingga para pemimpin inti kelompok kecil bisa terus memantau pertumbuhan semua anggota setiap waktu.

“Kami adalah gereja komunitas. Kami membangun yang namanya small groups. Saat ini kami hampir ada 1000 kelompok kecil di gereja kami. Jadi yang kami lakukan adalah seperti yang dikatakan, saya gak mungkin mengunjungi 20.000 jemaat. Kami para leadership di gereja gak mungkin melakukan itu,” jelasnya.

Para pemimpin gereja pun dibantu oleh pemimpin-pemimpin kelompok kecil yang terus bertumbuh. “Yang saya selalu lakukan, yang saya sudah contohkan ini dari belasan tahun yang lalu. Saya mempunyai my core team. Ini memang grup saya sendiri yang saya mentor, yang saya pimpin, yang saya menjadi kakak rohani buat mereka. Dan mereka-mereka ini yang di bawahnya pun mempunyai tim sendiri, kelompok sendiri dan ini yang berkembang,” jelasnya.

Jadi, seseorang yang hadir setiap minggu ke gereja belum tentu adalah orang-orang yang sudah dewasa dan bertumbuh. Karena itulah diperlukan pemuridan yang berfungsi untuk mengajar dan membentuk murid yang setia dan dewasa di dalam iman. Walaupun gak semua orang yang dimuridkan akan siap menjadi pemimpin gereja berikutnya, tapi melalui pemuridan mereka dipersiapkan untuk menghadapi dunia yang dipenuhi dengan berbagai tantangan.


Jadi, apakah gerejamu sudah membentuk pemuridan yang kuat? Atau apakah para pemimpin gereja diserang ketakutan akan kehilangan jemaat di masa-masa ini? Selagi ada kesempatan untuk saling berbagi, mari ikut dalam acara Webinar Gereja Yang Relevan Di Masa New Normal. Daftarkan dirimu DI SINI.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami