Pemuridan Adalah Amanat Agung

Pemuridan Adalah Amanat Agung

Papa Henokh Hizkia Immanuel Simamora Official Writer
31744

Matius 28 : 20

dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

 

Seringkali kita menemukan orang yang mengaku kalau dirinya sudah sekian tahun menerima Tuhan Yesus, namun pada kenyataannya tidak ada perbedaan yang terjadi dalam diri dan kehidupannya dari semasa ia bertobat/menerima Tuhan Yesus. Bahkan yang ironisnya kini hidup mereka menjadi lebih parah dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.

Kehidupan orang Kristen yang demikian jelas sangat merugikan kesaksian kita di tengah masyarakat. Kalau diselidiki banyak dari mereka ternyata menghindar untuk dimuridkan dan memuridkan serta tertanam dalam suatu komunitas gereja yang melakukan pemuridan.

Itu sebabnya sesudah seseorang menerima berita Injil, mengakui keTuhanan Yesus Kristus dan memberi dirinya dibaptis, maka orang tersebut perlu segera dimuridkan untuk bertekun dalam pengajaran, dalam persekutuan, dan dalam doa ([kitab]kisah2:42[/kitab]).

Melalui pemuridan inilah karakternya akan dibentuk, dan kecakapannya dalam melayani akan terlatih seiring dengan peningkatan pengetahuan dan ketaatannya terhadap kebenaran Firman Tuhan.

Pemuridan bukanlah program gereja atau kegiatan kekristenan yang dbuat atas inisiatif pemimpin gereja melainkan merupakan Amanat Agung dari Tuhan Yesus Kristus ([kitab]matiu28:18-20[/kitab]).

Perhatikan kalimat terakhir yang Yesus katakan, “Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.”

Itu artinya Tuhan tidak menghendaki kita melakukan kebenaran hanya untuk diri sendiri, melainkan kita juga harus peduli dan mengajar orang lain untuk melakukan segala sesuatu yang telah Tuhan perintahkan.

Dengan kata lain tujuan pemuridan adalah mendorong pertumbuhan iman seseorang dengan sasaran kedewasaan rohani sehingga melahirkan buah-buah dan anak-anak rohani. ([kitab]kolos2:6-7[/kitab]; [kitab]efesu4:13-14[/kitab]; [kitab]yohan15:1-16[/kitab])

Kedewasan rohani tersebut meliputi beberapa hal:

1) Pengetahuan; Menumbuhkan pengetahuan tentang kebenaran-kebenaran Allah
    (Efesus 4:13-14, [kitab]kolos3:10[/kitab])

2) Karakter; Membangun karakter/sifat-sifat dengan sasaran menjadi seperti Yesus baik di dalam kehendak, pikiran maupun perasaan.  ([kitab]iikor3:18[/kitab]; [kitab]filip2:5[/kitab])

3) Ketrampilan; Menemukan dan melatih seseorang agar cakap dalam melayani Tuhan.([kitab]iitim2:2[/kitab])

Dunia saja mengakui betapa pentingnya pendidikan dapat membawa dampak positif kepada suatu generasi maupun masyarakat, masa gereja/kekristenan justru meninggalkan atau mengabaikan apa yang paling hakiki/mendasar, yang telah diamanatkan Tuhan Yesus kepada mereka yang mengaku sebagai murid dan umat-Nya.

Mari jadikan pemuridan sebagai gaya hidup dan salah satu resolusi dan komitmen kita untuk tahun depan.

 

Baca Juga :

Es Ditemukan di Merkurius, Planet Dengan Suhu 427 Derajat

Penyiar Berpura-Pura Jadi Ratu Elizabeth Palsu

Manusia Tertua dan Perempuan Tertinggi di Dunia Meninggal

Pengembara 'Backpecker' Vs Visioner

Jelang Natal, Saat Tepat Introspeksi Diri

Percayalah, TUHAN Ingin Hal-Hal Baik Terjadi Pada Anda

Mengerikan, Dunia & Generasi Ini Dikuasai Pornografi

3 Kunci Mengubah Anak Yang Terbiasa Merengek

Ikuti Kami