Waktu Doamu Gak Sejalan Dengan Jawaban Tuhan, Haruskah Kecewa?

Waktu Doamu Gak Sejalan Dengan Jawaban Tuhan, Haruskah Kecewa?

Lori Official Writer
851

Pernahkah kamu berdoa dan merasa seolah-olah doamu gak dijawab Tuhan?

Di kehidupan pernikahan, ada banyak situasi yang memaksamu untuk berlutut dan meminta pertolongan pada Tuhan. Tapi rasanya Dia gak mendengar doa-doamu.

Padahal sebagai orang percaya, kamu tahu betul kalau ayat Alkitab berkata ‘Mintalah dan kamu akan menerima.’ Kamu berdoa dan percaya kalau anggota keluargamu yang sakit akan sembuh, kondisi keuangan keluargamu akan dipulihkan atau pernikahanmu akan bahagia. Tapi banyak yang mulai kecewa karena doa-doanya seolah gak dijawab.

Lalu kamu mulai bertanya, ‘Apakah Tuhan meninggalkanku? Apakah doa-doaku tidak cukup? Apakah aku gak cukup punya iman?’

Hal ini dialami oleh seorang istri yang menghadapi sederet masalah dalam pernikahannya. Pertama, harus menerima kenyataan kehilangan janin yang dikandung. Kedua, dia harus rela kehilangan pekerjaannya untuk menjalani pemulihan.

Di sisi lain, penghasilan sang suami gak cukup memenuhi kebutuhan hidup. Untuk tetap melanjutkan kehidupan, pasangan ini memilih untuk menjual rumah mereka.

Keadaan keuangan makin sulit setelah sang istri cedera punggung serius karena kecelakaan dan harus menjalani terapi fisik selama 2 tahun.

Mereka kehilangan terlalu banyak, mulai dari kehilangan anak, rumah, pekerjaan dan menghadapi masalah kesehatan. Keadaan itu sama sekali di luar dari yang mereka bayangkan.

Sang suami memilih menyerah dan hidup terpisah dari istri. Sementara sang istri gak bisa berbuat apa-apa selain mencari Tuhan.

Lewat Alkitab, dia belajar banyak hal tentang pernikahan dan ada satu pengharapan baru yang muncul dalam dirinya yaitu bahwa Tuhan pasti akan memulihkan pernikahannya.

Sebagai seorang istri, dia pasti berharap suaminya akan kembali. Tapi Tuhan kembali seolah tak menjawab doanya. Suaminya meminta cerai.

Rasa sakit dan terluka karena kehilangan anak, pekerjaan, kecelakaan dan perceraian bisa saja jadi alasan untuk kecewa kepada Tuhan.

Tapi pernikahan adalah perjalanan kehidupan dimana kita pasti akan melewati banyak proses, termasuk rasa sakit dan penderitaan. Tuhan gak pernah mengharapkan kita menderita. Tapi melalui masalah Tuhan mengajarkan kita untuk punya cukup iman, kesabaran dan kasih. Mempertahankan pernikahan itu gak selalu mudah.


Baca Juga:

Bukan Bertengkar, 3 Tips Ini Bantu Satukan Perbedaan Dengan Pasangan

Jalani Tahun Pertama Menikah di Tengah Pandemi, Gimana Caranya?


Lewat masalah, kita belajar bahwa pernikahan memang gak selalu sempurna. Dua pribadi yang disatukan dalam satu pernikahan bisa saja gagal. Sehingga kita belajar untuk menerima dan melepaskan yang tidak bisa kita pertahankan.

Rasa sakit dan terluka pasti akan kita alami. Ada proses yang harus kita lewati untuk benar-benar sembuh. Tapi bukan berarti Tuhan gak melakukan apa-apa di tengah masa sulit itu. Justru melalui masa sulit, Dia sedang mengerjakan sesuatu yang jauh lebih besar dalam hidup kita. Bahkan lebih dari doa kita yang tidak dijawab.

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8: 28)


Apakah saat ini kamu sedang menghadapi masalah pernikahan yang sulit? Yuk dapatkan dukungan doa dari Sahabat24 kami melalui link DI SINI.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami